✨"Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur"

Politik

36 Hari Menuju Pilkada Bolsel, Hasil Survei Menujukan Paslon BerKAH Masih Unggul Jauh

BOLMORA.COM, POLITIK – Tampaknya Paslon (pasangan calon) bupati dan wakil bupati petahana Iskandar Kamaru-Deddy Abdul Hamid, masih sulit untuk dikalahkan pada perhelatan Pilkada (pemilihan kepala daerah) di Kabupaten Bolsel (Bolsel) tahun 2020.

Bagaimana tidak, hasil survei yang dirilis Nusantara Research Institute (NRI), Paslon nomor urut 1 BerKAH (Bersama Kamaru- Deddy Abdul Hamid), menunjukan masih unggul jauh dari rival politiknya, yakni paslon nomor urut 2 RISKI (Riston Mokoagow-Selviah Van Gobel). Padahal, hari ‘H’ pemilihan tinggal 36 hari dari sekarang, yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2020 nanti.

Koordinaor Divisi data dan riset NRI, Velia Dina mengatakan, metodologi survei menggunakan multistage random sampling, wawancara langsung dengan 410 responden terpilih sesuai pengacakan metode tersebut, yang tersebar di 7 kecamatan dan 41 desa se-Kabupaten Bolsel, dengan Margin Of Error (MoE) sebesar 4,9 persen.

“Kemenangan Iskandar Kamaru–Deddy Abdul Hamid, ada pada angka 82,7 persen, terpaut jauh dari pesainngnya Riston Mokoagow–Selviah Van Gobel, yang hanya berada diangka 9,6 persen. Sementara, yang belum memutuskan ada diangka 3,4 persen dan masih rahasia 1,9 persen,” ungkap Velia.

Velia menambahkan, salah satu faktor kemenangan Iskandar Kamaru–Deddy Abdul Hamid juga dilihat dari tingkat kepuasan masarakat terhadap kinerja mereka dalam menangani wabah Covid-19 di Bolsel, semasa menjabat bupati dan wabup bolsel. Di mana, 87,6 persen publik menilai puas terhadap kinerja pemerintah Kabupaten Bolsel dalam penanganan Covid-19.

“Waktu pemilihan yang masih terpaut 1 bulan lagi, akan mungkin mengubah hasil survei. Namun, jika melihat konsistensi publik terhadap calon, yang mana 88,8 persen publik mengatakan tidak akan mengubah pilihan sampai hari pemilihan nanti, dan 7,1 persen yang masih mungkin mengubah pilihan, serta 4,1 persen belum memutuskan, maka dipastikan perubahannya tidak akan berpengaruh secara signifikan dari hasil survei yang ada sekarang,” paparnya.

Sekadar diketahui, survei oleh lembaga NRI ini dilakukan pada 19-23 Oktober 2020, di semua kecamatan se-Kabupaten Bolsel.

 (**)

editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Back to top button