Kakanwil Sulut Bawa Materi Moderasi Beragama dan Beri Penguatan FKUB Bolmong

0
62
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara H. Anwar Abubakar
Advertisement

BOLMORA.COM, BOLMONG – Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sulawesi Utara H. Anwar Abubakar didampingi Kepala Kemenag Bolmong Shabri Makmur Bora SAg menghadiri dan memberi materi pada kegiatan Moderasi Beragama yang digelar oleh Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong). 

Kegiatan yang digelar di Gedung Rahmadina Desa Lolak. Rabu 29, September 2021 ini dihadiri Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow yang diwakili Asisten III Bolmong Ashari Sugeha.

Dalam materinya Anwar mengatakan, wawasan kebangsaan, wawasan keagamaan dan berbagai agama dan suku disatukan dalam empat pilar.

“Mengapa moderasi beragama penting? Cara pandang serta cara pandang terhadap ajaran-ajaran agama agar tidak berlebihan dalam memahami agamanya dan memiliki cara pandang yang moderat,” katanya.

Dikatakannya, pada dasarnya enam agama yang ada di Indonesia semua yang membangun, menciptakan cinta dan kasih sayang kepada sesama.

“Jadi jika ada orag yang mengaku beragama tapi tidak bisa mengamalkan cinta kasih maka perlu di pertanyakan,” ujarnya.

Lanjut, pada 17 November 2021, konferensi nasional tokoh agama se Indonesia dihadiri oleh negara2 lain.

Pada kegiatan itu, penguatan wawasan kebangsaan mengadopsi kearifal lokal yang ada di daerah masing-masing.

“Misalnya di Sulut ada Mapalus gotong royong,” katanya.

Sementara itu Kepala Kemenag Bolmong Shabri Bora mengatakan, penguatan moderasi beragama di Bolmong penting dilakukan, terlebih Kabupaten Bolmong merupakan daerah yang multikultur.

Maka dari itu, selain penyuluh, tokoh lintas agama juga perlu memberi contoh nyata bagaimana implementasi beragama yang moderat dan berwawasan kebangsaan.

“Kemenag telah merangkul seluruh penyuluh PNS dan Non PNS untuk mengkampanyekan moderasi beragama,” katanya

Dikatakannya, berbagai kegiatan juga dilakukan Kemenag Bolmong untuk penguatan moderasi beragama.

“Seperti diklat, workshop, pelatihan, dialog kerukunan dan lain sebagainya. Ini dilakukan sebagai upaya mewujudkan kehidupan keberagamaan yang damai dan harmonis,” ucapnya

Ditempat yang sama, Asisten III, Drs Ashari Sugeha mengatakan, sejatinya menyayikan lagu kebangsaan termasuk contoh moderasi umat beragama berwawasan kebangsaan.

“Kita tinggal mengisi dan mempertahankan kemerdekaan dengan menjaga kerukunan,” ucapnya

Ia juga mengiatkan bahwa jangan seperti negara lain yang berperang tanpa berkesudahan sehingga Infrastruktur hancur lebur dan warga tidak aman.

“Jangan wariskan anak cucu kita paham keagamaan yang dapat memecah belah,” katanya

Sementara itu Ketua FKUB Ulfa Paputungan mengatakan, ormas, lembaga agama agar memberi contoh dlm moderasi beragama serta membantu menguatkan keyakinan dari dalam dan menciptakan situasi yg kondusif.

Hadir dalam kegiatan ini tokoh-tokoh agama dan masyarakat, Ketua FKUB, Organisasi Agama, ASN jajaran Kemenag Bolmong, serta pejabat Kanwil Kemenag Sulut.

(Agung Dondo)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here