Di Momen HUT ke-57 Provinsi Sulut, Gubernur Ajak Masyarakat Kenang Jasa Tokoh Pendahulu

0
99
Di Momen HUT ke-57 Provinsi Sulut, Gubernur Ajak Masyarakat Kenang Jasa Tokoh Pendahulu
Gubernur Olly Dondokambey saat menyampaikansambutan
Advertisement

BOLMORA.COM, MANADO – Tepat pada Kamis (23/9/2021), Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) genap berusia 57 tahun, sejak dibentuk sebagai daerah otonom baru (DOB), berdasarkan Undang-Undang Nomor: 13 Tahun 1964.

Pun pada momen peringatan HUT ke-57 tahun ini, Pemerintah Provinsi Sulut bersama 15 kabupaten/kota di daerah ini, merayakan puncak peringatan dengan sederhana. Pasalnya, menyesuaikan dengan kondisi saat ini yang masih diterpa dengan bencana non alam, yakni pandemi Covdi-19.

Di lingkungan Pemerintah Provinsi sendiri, dilaksanakan dengan upacara puncak peringatan HUT Provinsi, yang digelar di lapangan kantor Gubeernur Sulut, tentu dengan protokol kesehatan yang ketat.

Gubernur Sulut Olly Dondokambey, yang bertindak sebagai inspektur upacara, dalam sambutannya mengungkapkan rasa syukur, karena di tengah pandemi Covid-19 yang saat ini belum juga usai, pemerintah dan masyarakat Sulut masih bisa melaksanakan peringatan HUT ke-57 tahun.

“Meski di tengah keterbasan dan kesederhanaan dengan antribut tambahan yang kita kenakan menutupi hidung dan mulut, namun pada hari ini patutlah kita mengenang dan merenungi apa yang terjadi pada kurun waktu yang telah terlewatkan. Mulai dari suka cita yang membuat gembira, hingga duka cita yang membalut nadi,” kata Olly.

Dia menyebut, duka cita yang sangat dirasakan cukup mendalam tahun 2021 oleh pemerintah dan masyarakat Sulut adalah ketika berpulangnya seorang tokoh sangat perpengaruh besar, yang juga pernah membawa pengaruh besar dalam kemajuan dan perkembangan pembangunan Provinsi Sulut, yakni mantan Gubernur Sulut dua periode, Almarhum Sinyo Harry Sarundajang.

“Kemudian disusul dengan Almarhum Bapak Abdullah Mokoginta, yang merupakan mantan Wakil Gubernur Sulut periode 1986-1991. Kedua tokoh ini seolah meninggalkan pesan dan mengisyaratkan kepada kita bahwa, figur-figur seperti mereka harus tetap ada, bahkan berlipat ganda. Olehnya, untuk mengenang jasa para pendahulu kita, mari kita renungi sikap dan tindakan kita. Mari kita refleksi sikap dan tindakan sebagai masyarakat Sulut. Mari kita terus teladani warisan para pendahulu agar kita juga menjadi pejuang pembangunan diera sekarang dan masa yang akan datang. Mari kita gapai prestasi gemilang dan memnafaatkan kesempatan untuk penaklukan tantangan,” papar Olly.

Pada kesempatan itu, gubernur juga memaparkan upaya kerja keras yang dilakukan pemerintah dan masyarakat Provinsi Sulut dalam setahun terakhir ini.

“Ini bisa dilihat di mana pada triwulan kedua tahun 2021, pertumbuhan ekonomi Sulut tumbuh menjadi 8,49 persen,” ungkapnya.

Pun upaya direct call peningkatan kerja sama dengan pemerintah Jepang soal ekspor komoditi pertanian dan perikanan. Selain itu, umpan balik program ‘mari jo ba kobong’ serta melakukan pengembangan UMKM, yang mendapatkan penghargaan Paritrana dari Kementerian Tenaga Kerja dan penghargaan lainnya di sejumlah bidang.

Pantauan Bolmora.Com, di momen ini Gubernur Olly Dondokambey yang bertindak sebagai inspektur upacara mengenakan pakaian adat dan budaya, demikian pula dengan para peserta upacara dan undangan, juga mengenakan pakaian adat dan budaya daerah asal.

Diketahui sebelum puncak HUT ke-57 Provinsi Sulut, telah dilaksanakan berbagai kegiatan. Di antaranya Ziarah ke Makam para mantan Gubernur/Wagub Sulut, baik di Jakarta maupun di daerah.

Hal ini dilakukan agar generasi muda tetap mengingat perjuangan, cita-cita dan pengorbanan para pendahulu untuk tetap dilanjutkan. Agar generasi penerus tidak melupakan sejarah.

Seperti yang dilakukan Gubernur Olly dan Wagub Steven Kandouw, melanjutkan tradisi dari tahun ke tahun tetap berlanjut sebagai bentuk penghormatan atas jasa-jasa, dedikasi dan komitmen membangun Sulut.

Gubernur Olly berziarah di TMP Kalibata Jakarta, mengambil waktu saat dia melakukan kunjungan kerja ke Jakarta.

Ziarah ke makam mantan Gubernur/Wagub juga dilakukan di daerah Sulut oleh Gubernur Olly dan Wagub Kandouw didampingi para pejabat teras Pemprov Sulut.

Tim Gubernur Olly didampingi Sekdaprov Sulut Edwin Silangen melakukan ziarah di makam mantan Gubernur Dr Sam Ratulangi, SH Sarundajang dan AJ Sondakh.

Tim Wagub Kandouw ziarah di makam mantan Gubernur CJ Rantung dan Makam Wakil Gubernur Ahmad Nadjamudin.

Sementara untuk upacara ziarah di makam mantan Wakil Gubernur Freddy Harry Sualang, bersama Tim Gubernur dan Tim Wagub. Gubernur Olly Dondokambey didampingi Ketua TP-PKK Sulut Rita Maya Dondokambey-Tamuntuan pun ikut berziarah ke makam mantan Gubernur Sulut Hein Victor Worang di Desa Tontalete, Kabupaten Minut.

(Gnm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here