Aleg Bolmong Saling Jagokan Kandidatnya di Pilgub Sulut, Ini Komentarnya

0
842
Kiri ke kanan: Aleg Bolmong Marthen Tangkere (Golkar), Febrianto Tangahu (Nasdem) dan Welty Komaling (PDIP)

BOLMORA.COM, BOLMONG — Rapat pembahasan KUA PPAS, Rabu (24/9/2020) lalu di DPRD Bolmong sempat alot dan terjadi ketegangan. Kondisi ini bahkan berlangsung hingga menjelang akhir pembahasan rapat. 

Menjelang penghujung rapat, Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling tiba-tiba melontarkan pernyataan politik di luar konteks pembahasan yang sontak menarik perhatian para undangan yang hadir di ruangan rapat paripurna dewan.

“Nomor 1 CEP, nomor 2 VAP, nomor 3 OD-SK menang,” ujar politisi Welty dengan nada bercanda sambil tertawa.

Pernyataan ini pun mengundang seisi ruangan langsung ribut disusul nada tawa tamu undangan. Hal ini ternyata sengaja dilakukan Welty untuk meredam ketegangan agar suasana dalam rapat pembahasan bisa mencair.

Pernyataan Welty ini langsung disambut peserta rapat lainnya yang berkata “Coba nomor satu, mau dengar suaranya” teriak salah satu hadirin kepada politisi Golkar senior Marthen Tangkere.

Rapat pun akhirnya berjalan dengan lancar dan sempurna dengan nuansa keakraban dari para anggota legislatif Bolmong.

Meski berbeda warna dalam pemilihan Pilgub Sulut kali ini, tapi hubungan para anggota DPRD di Bolmong tetap harmonis dan terlihat sangat bersahabat. Mereka terus berkomitmen untuk tujuan membangun Bolmong dengan menjalankan fungsi kontrolnya.

Pilgub Sulut tahun ini memang sedang menjadi topik hangat di kalangan masyarakat Sulawesi Utara. Tidak terkecuali wilayah di Kabupaten Bolmong.

Welty sendiri optimis pasangan Cagub-Cawagub ODSK yang mendapat nomor urut tiga membuat PDI Perjuangan Bolmong percaya diri dan yakin menang di BMR.

“Nomor tiga identik dengan PDIP,” ucap Welty.

Menurut Komaling, visi misi Gubernur Sulut Olly Dondokambey ada tiga yakni berdaulat dalam politik, berdikari dalam ekonomi dan berkepribadian dalam budaya. Ia mengaku lebih mudah mensosialisasikan ODSK dengan angka tiga.

“Kami senang dan bergairah,” katanya.

Ungkap Welty, semua koalisi pendukung ODSK di Bolmong dalam keadaan siap tempur. Pihaknya menargetkan 75 persen suara ODSK di Bolmong bisa dicapai.

Welty menambahkan, bahwa OD-SK punya kekuatan melimpah di Bolmong. Terlebih kader PDIP Bolmong berhasil meraup tujuh kursi di DPRD. Apalagi saat ini PDIP didukung suara muslim dari PKB dan PPP. Untuk itu Welty yakin mesin partai akan berjalan maksimal.

“Belum lagi dukungan penuh dari Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow, ” tutup Welty. 

Disisi lain, politisi senior dari Partai Golkar Marthen Tangkere mengatakan, bahwa tanda kemenangan pasangan Cagub-Cawagub CEP dan SSL di Bolmong sudah nampak kelihatan dalam pencabutan nomor urut di KPU Sulut, Rabu lalu.

“Angka 1 berarti menang,” ungkap Marthen.

Marten sendiri adalah sosok politisi yang kerap dipanggil Jenderal Totabuan. Sebutan ini dikarenakan Ia sudah menjabat anggota DPRD selama empat periode. Dia optimis angka 1 tak punya makna lain selain menang.

Menurut Marthen pasangan Cagub-Cawagub CEP dan Sehan, yang diusung oleh Partai Golkar, PAN dan Demokrat bisa menang dengan persentase 60 persen.

“Semua unsur partai di kecamatan dan desa dihidupkan,” ujar Marthen dengan mantap.

Sementara itu, politisi Nasdem, Febrianto Tangahu juga mengaku mengalami euforia pasca pasangan VAP dan Hendry Runtuwene mendapat nomor urut 2 dalam Pilgub Sulut 2020.

“Vap pasti menang,” kata Tangahu dengan yakin.

Menurut Anto (sapaan akrab Febrianto), angka dua berarti Victory alias kemenangan. Dengan angka dua, ia mengaku lebih mudah melakukan sosialisasi VAP ke warga masyarakat BMR.

“Nomor urut dua lebih mudah di sosialisasi ke masyarakat, ” tutup Anto.

Diketahui, Bolmong yang memiliki suara pemilih lebih dari 200-an ribu lebih, menjadi magnet yang patut diperhitungkan. Tak heran jika para calon ingin mendulang kemenangan di daerah adat yang dikenal dengan Bumi Totabuan. 

Bisa dibilang Bolmong adalah wilayah strategis yang menjadi barometer di Bolmong Raya (BMR). Menang di Bolmong berarti menang di BMR.

(Agung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here