Konflik Agraria Kambahu Menggema di DPRD Sulut

BOLMORA.COM,SULUT – Konflik agraria yang terjadi di wilayah Kambahu, Makawide, kembali menjadi sorotan. Forum Perjuangan Masyarakat Kambahu mendatangi Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Utara untuk menyampaikan tuntutan dalam aksi damai, Rabu (15/7/2026).
Aspirasi masyarakat diterima langsung oleh anggota DPRD Sulut Paula Runtuwene, Louis Schramm, dan Nick Lomban.
Kehadiran ketiga legislator tersebut menjadi bentuk keseriusan DPRD dalam membuka ruang dialog bagi masyarakat.
Dalam aksi itu, masyarakat menyerahkan dokumen berisi tuntutan dan harapan agar persoalan agraria yang mereka hadapi segera mendapat penyelesaian yang adil dan sesuai peraturan perundang-undangan.
Perwakilan DPRD menyampaikan apresiasi atas sikap masyarakat yang menyampaikan aspirasi secara damai.
Mereka berkomitmen mengawal dokumen tersebut untuk dibahas bersama pimpinan DPRD sebelum diteruskan kepada pemerintah daerah dan instansi terkait.
Prosesi penyerahan dokumen yang diakhiri dengan jabat tangan antara masyarakat dan anggota DPRD menjadi simbol harapan baru bagi penyelesaian konflik agraria melalui jalur dialog dan mekanisme hukum.
Aksi berlangsung tertib di bawah pengamanan aparat kepolisian tanpa mengganggu aktivitas di lingkungan DPRD Sulut.
(Jane)



