✨"Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur"

Politik

Dua Direktur RS Absen, Komisi IV DPRD Sulut Semprot Dinkes

BOLMORA.COM, SULUT – Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Provinsi Sulawesi Utara bersama Dinas Kesehatan Sulut, Selasa (14/7/2026), diwarnai sorotan tajam terhadap ketidakhadiran dua direktur rumah sakit milik pemerintah provinsi.

RDP yang dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Sulut, Vonny Paat, awalnya meminta Plt Kepala Dinas Kesehatan Sulut, dr. Rima F. Lolong, memaparkan capaian program kesehatan selama semester pertama 2026.

Sebelum memulai pemaparan, dr. Rima memperkenalkan jajaran yang hadir, termasuk para direktur UPTD rumah sakit dan perwakilan instansi kesehatan.

Namun, suasana rapat berubah ketika Wakil Ketua Komisi IV DPRD Sulut, Louis Carl Schramm, mempertanyakan absennya Direktur RSJ Ratumbuysang.

“Direktur RSJ Ratumbuysang siapa?” tanya Louis.

Dr. Rima menjelaskan bahwa direktur rumah sakit tersebut adalah dr. Ester M.S.S. Wowor yang sedang mengikuti kegiatan PKK di luar daerah. Jawaban itu langsung memancing reaksi keras.

“Dia itu urus PKK atau dokter? Pastikan dulu supaya jelas. Kalau mau urus PKK, urus PKK. Kalau mau urus rumah sakit, ya urusannya rumah sakit. Mohon ini disampaikan,” tegas Louis.

Tak berhenti di situ, diketahui Direktur RS Infeksi Kitawaya dr. Kethlin Carolin Mewo juga tidak hadir dengan alasan serupa dan hanya diwakili pejabat lain.

“Kelihatannya lebih banyak mengurus PKK. Persoalan ini mohon diperhatikan,” ujar Louis menutup tanggapannya.

Sorotan DPRD tersebut menjadi peringatan agar pimpinan rumah sakit tetap memprioritaskan tugas pelayanan kesehatan di tengah berbagai agenda di luar institusi.

(Jane)

Jane

Wartawan yang suka traveling ini bertugas di Liputan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Utara

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button