Amurang Menuju Pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB)
Kolaborasi Tokoh, akademisi dan berbagai lapisan masyarakat semakin solid dalam memberikan dukungan
bolmora.com.Minsel.
AMURANG, Sulawesi Utara – Semangat untuk mewujudkan Amurang sebagai Daerah Otonomi Baru (DOB) kian membara. Dalam sebuah pertemuan strategis yang digelar baru-baru ini, berbagai tokoh nasional dan daerah, akademisi, hingga elemen masyarakat bersatu suara mendukung terbentuknya DOB Amurang sebagai solusi pembangunan berkeadilan dan pemerataan pelayanan publik.
Pertemuan yang berlangsung pada tanggal 25 Juli 2025 tersebut dihadiri oleh Anggota DPD RI/MPR RI, Ir. Stevanus BAN Liow, MAP, yang dikenal vokal memperjuangkan aspirasi daerah di tingkat nasional. Dalam sambutannya, Senator Stevanus Liow menegaskan pentingnya keberadaan DOB Amurang sebagai bentuk konkret dari desentralisasi yang berkualitas.

“Kehadiran DOB bukan hanya soal pemekaran wilayah, tapi lebih pada optimalisasi pelayanan, penguatan ekonomi lokal, dan percepatan pembangunan,” ujar Stevanus Liow.
Turut hadir dan memberikan kontribusi pemikiran antara lain Bapak Jopi Langie, Bapak Ventje Tuela, Prof. Jefry Lengkong, Dr. Every Liow, Drs. Fery Mohede, Ketua Umum Forkom DOB Boy Tumiwa, Bsc, SH, M.Si serta Sekretaris Umum Forkom PKA Jackie Wauran, ST bersama para panelis dan simpatisan memberikan paparan berbasis data dan kajian akademik terkait urgensi dan kesiapan Amurang sebagai DOB.

Diskusi ini juga disemarakkan oleh dukungan dari berbagai lapisan masyarakat – Tokoh Agama, Tokoh Adat, Pemuda, pelaku usaha, hingga organisasi kemasyarakatan yang menyuarakan semangat kolektif untuk menjadikan Amurang sebagai pusat pemerintahan baru yang lebih dekat dan responsif terhadap kebutuhan rakyat.
Ketua Forkom DOB, Boy Tumiwa Bsc, SH, M.Si, dalam pemaparannya menyebutkan bahwa kajian administratif, geografis, dan sosiologis telah menunjukkan Amurang sangat layak untuk dimekarkan. Ia menambahkan bahwa perjuangan ini adalah gerakan moral dan kolektif, bukan sekadar kepentingan elit.
“Kami bergerak bersama demi generasi masa depan yang lebih baik. Amurang butuh ruang untuk bertumbuh,” tegas Tumiwa.
Kegiatan ini menjadi langkah awal dari serangkaian upaya intensif yang akan ditempuh bersama, baik melalui jalur politik, akademik, maupun pendekatan ke pemerintah pusat, seiring dengan kebijakan nasional tentang moratorium pemekaran daerah yang mulai dievaluasi.
Semangat kebersamaan, visi yang sejalan, serta komitmen terhadap kemajuan Daerah menjadi kekuatan utama dalam mewujudkan cita-cita besar ini.
Amurang Bergerak, Rakyat Mendukung, Masa Depan Menanti!
***DL***




