Tokoh Berpengaruh di Tiga Daerah di BMR Dukung OD-SK

0
991
Tokoh Berpengaruh di Tiga Daerah di BMR Dukung OD-SK
Yasti Soepredjo Mokoagow, bersama sejumlah pejabat di BMR dan pasangan ODSK saat penyaluran bantuan

BOLMORA.COM, POLITIK – Nona manis di Pilgub 2020 bernama Bolaang Mongondow Raya (BMR). Para calon yang berasal dari tanah Minahasa berhasrat memiliki sang nona manis. Berbagai bujuk rayu digunakan untuk memikat si nona manis. Namun agaknya petahana berada dalam baris terdepan mendapatkan cinta si nona manis.

Petahana dimaksud adalah pasangan Olly Dondokambey dan Steven Kandouw (OD-SK), yang kini mendapat dukungan penuh dari tiga tokoh berpengaruh di BMR. Masing-masing Yasti Soepredjo Mokoagow, Iskandar Kamaru dan Amin Lasena. Ketiga tokoh yang kini memegang jabatan strtegis di masing-masing daerah ini telah bertekad memenangkan OD-SK di wilayahnya.

Pun demikian di Kota Kotamobagu. Sebut saja Tatong Bara, yang merupakan kader Nasdem. Toko politik perempuan yang cukup dikenal ini sepertinya mendekat ke OD-SK. Sementara satu wilayah BMR lainnya, yakni Boltim masih misterius arah dukungannya.

Di antara tokoh-tokoh berpengaruh tersebut, Yasti Soepredjo Mokoagow paling getol mendukung OD-SK.

“Saya seribu persen dukung OD-SK,” kata Yati.

Menurutnya, dukungan kepada OD-SK sangat rasional. Di tangan keduanya, infrastruktur Sulut maju pesat.

“Perlu dua periode bagi keduanya agar semakin banyak program yang dirasakan masyarakat Sulut,” cetusnya.

Untuk kawasan BMR, OD-SK punya peran dalam pembangunan infrastruktur yang masif. Salah satu jasa Olly bagi warga Bolmong khususnya penambang adalah membantu mewujudkan wilayah pertambangan rakyat (WPR) di wilayah pegunungan Potolo dan Monsi, Kecamatan Lolayan.

Yasti menyebut, selama ini dua daerah tersebut jadi wild west-nya Bolmong. Langkah itupun menuai apresiasi dari para penambang lokal yang selama ini tersisih.

“Pak Olly ingin warga hidup damai dan bekerja secara legal dalam wadah BUMD,” tandasnya.

Yasti pun meminta agar diperiode kedua OD-SK dapat membangun Sulut dari BMR.

“Kawasan industri BMR ke depan bakal jadi sentra pembangunan baru di Sulut,” ujarnya.

Pengamat politik Unima Goinpeace Tumbel, menyebut kunci merebut BMR adalah menguasai Bolmong dan Kota Kotamobagu.

“Bolmong dan Kota Kotamobagu adalah simbol historis, politis dan ekonomis BMR. Jika kedua daerah itu dikuasai, maka daerah-daerah lainnya di pinggiran juga bisa dikuasai,” imbuhnya.

Untuk Bolmong, petahana lebih diuntungkan, lantaran menguasai mesin birokrasi dan didukung mesin politik yang solid. Sementara Kota Kotamobagu, petahana bisa mencuri peluang lewat status pemimpin seorang Tatong Bara yang sudah dua periode menjabat wali kota.

“Ibu Tatong sudah nothing to lose, peluang dia mendekat ke OD-SK lebih dekat meski ia masih kader Nasdem,” terang Tumbel. 

Untuk tiga daerah, yang menjadi kandang parati belambang banteng moncong puti di BMR adalah Bolsel, Bolmut dan Bolmong. Kekuatan OD-SK di Bolsel ditunjang oleh figur Iskandar Kamaru, yang menjabat Ketua PDI Perjuangan Bolsel, dan juga sebagai bupati. Demikian di Bolmut, ada Amin Lasena yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan, sekaligus wakil bupati.

(Agung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here