Forkopimda Kota Kotamobagu Gelar Rapat Kesiapan Menyambut Lebaran Idul Fitri 1442 H

0
10
Advertisement

BOLMORA.COM, KOTAMOBAGU — Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) tingkat Kota Kotamobagu menggelar rapat bersama, guna membahas kesiapan menjelang lebaran Idul Fitri 1442 Hijriah, di aula rumah dinas Wali Kota Kotamobagu, Jumat (7/5).

Ada beberapa point penting yang diutarakan oleh Wali Kota Kotamobagu, Ir Tatong Bara saat rapat forkopimda dilaksanakan. Mulai dari pelaksanaan sholat idul fitri, status daerah yang sempat menjadi zona orange. Kenaikan harga bahan pokok, penimbunan logisitk jenis LPG 3Kg, transportasi darat laut dan udara yang menjadi lompatan, disituasi jelang idul fitri, instruksi bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) agar tidak melakukan open house hingga peniadaan pasar senggol.

“Untuk itu saya mohon kerjasamanya, terutama untuk seluruh elemen dan juga unsur Forkopimda agar bisa lebih bekerjasama dalam rangka penertiban di areal pusat kota yang terinformasi akan dibuatkan lapak. Ini perlu diantisipasi, termasuk di beberapa tempat yang sudah ada penjualan,” ujar Tatong.

Wali Kota Kotamobagu juga membahas lokasi pelaksanaan sholat idul fitri. Dimana, dia berharap agar pelaksanaan sholat nanti tidak terjadi penumpukan jamaah sehingga protokol kesehatan terabaikan.

“Nah untuk menghindari tumpukan saat sholat ied, apabila di Desa dan Kelurahan tidak tersedia lahan yang luas seperti lapangan, maka di setiap masjid yang ada di Desa dan Kelurahan bisa digunakan masing-masing untuk pelaksanaan sholat ied agar tidak terjadi penumpukan jamaah,” tutupnya. 

(Nisar)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here