Bertambah 8, Positif Covid-19 di Sulut Menjadi 82 Kasus
BOLMORA.COM, MANADO – Pasien positif Covid-19 (Coronavirus Disease 2019) di Sulut (Sulawesi Utara) kembali bertambah.
Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Sulut (Sulawesi Utara) melalui juru bicara dr. Steaven Dandel mengatakan, pada Rabu (13/5/2020), di Provinsi Sulut kembali ketambahan delapan kasus positif Covid-19.
Dengan demikian, selama dua hari berturut-turut sejak Selasa (12/5) kemarin, di Sulut terus mengalami penambahan kasus. Sehingga, total akumulatif menjadi 82 kasus.
Adapun penambahan kasus positif Covid-19 ini berasal dari Manado, Minahasa, Minahasa Selatan, Minahasa Utara, Bitung dan Talaud.
Menariknya, satu kasus baru berasal dari Kabupaten Minasaha Selatan, yang hingga Selasa (12/5/2020) kemarin belum ada warga yang terkonfirmasi positif.
“Kasus 80 adalah laki-laki, umur 46 tahun, asal Minasaha Selatan. Yang bersangkutan tidak ada riwayat perjalanan ke manapun,” ungkap, Dandel dalam video konferensi pers, Rabu (13/5/2020) malam tadi.
Selain itu, satu kasus baru di Kabupaten Minahasa Utara merupakan warga asal Jawa Tengah, yang bertempat tinggal di Minut.
“Kasus 81, laki-laki 31 tahun, berdomisili di Minut, dan berasal dari Jawa Tengah. Yang bersangkutan pernah ada kontak erat dengan pasien yang punya perjalanan ke daerah atau negara terjangkit,” sebutnya.
Hingga hari ini Rabu (13/5/2020), Dandel menyampaikan pasien sembuh ada 30 orang, meninggal 5 orang, dan dalam perawatan berjumlah 47 orang.
Berikut rincian riwayar delapan kasus baru di Sulut:
| Kasus (75), laki-laki 41 tahun, asal Kabupaten Kepulauan Talaud, bagian dari Kluster Setukpa. |
| Kasus (76), laki laki 17 tahun asal Kabupaten Minahasa, bagian dari Kluster Ijtima Gowa. |
| Kasus (77), laki-laki 30 tahun asal Manado, Kluster Ijtima Gowa. |
| Kasus (78), laki-laki 21 tahun, asal Minahasa, Kluster Ijtima Gowa. |
| Kasus (79), laki-laki 44 tahun, asal Manado, memiliki riwayat kontak dengan pelaku perjalanan daerah terjangkit. |
| Kasus (80) laki-laki 46 tahun, asal Minahasa Selatan, tidak ada riwayat perjalanan ke manapun. |
| Kasus (81) laki-laki 31 tahun, domisili di Minahasa Utara, berasal dari Jawa tengah. Kontak erat dengan pasien dari daerah terjangkit. |
| Kasus (82), anak Perempuan, 7 tahun, asal bitung. Kontak erat resiko tinggi (KERT) dari kasus 37, 38 dan 64. |
(Tim Redaksi)



