Terkait People Power, Ini Penilaian Dua Pemuda di Kotamobagu

0
896
Terkait People Power, Ini Penilaian Dua Pemuda di Kotamobagu
Dua pemuda asal Kotamobagu, Irwandi Ligawa dan Febri Bambuena yang turut angkat bicara terkait isu People Power/Foto: Nisar

KOTAMOBAGU – Terkait adanya ajakan gerakan Kedaulatan Rakyat atau People Power, yang rencananya akan digelar secara serentak pada tanggal 21-22 Mei 2019 mendatang di Jakarta, menuai berbagai sorotan dari kalangan masyarakat Kota Kotamobagu.

Diantaranya adalah Febri Bambuena, Warga Kelurahan Upai Kecamatan Kotamobagu Utara, yang juga Mahasiswa Universitas Teknologi Sulawesi (UTS) Makassar. Menurutnya, jika People Power digunakan untuk melawan rezim yang otoriter, itu namanya revolusi, namun jika digunakan untuk melawan prinsip-prinsip demokrasi dan konstitusi saat ini, maka itu bisa berdampak makar.

“Dalam melawan rezim yang otoriter dengan gerakan People Power itu adalah revolusi, tapi tidak dengan melawan demokrasi dan konstitusi yang hanya akan berdampak makar dan saya sendiri tidak mendukung  hal itu, ” ungkap Febri Sabtu, (18/05) kepada BOLMORA.COM via pesan whatsapp.

Febri juga menambahkan, Pelaksanaan Pemilu adalah amanat konstitusi, jika terjadi kecurangan, maka seharusnya di tempuh dengan jalur-jalur hukum yang berlaku di Republik ini.

“Jika tidak terima dengan hasil Pemilu, seharusnya di tempuh dengan jalur-jalur hukum. Bukan dengan membuat upaya-upaya yang diluar dari hukum. Dan harapan saya Masyarakat Bolmong Raya tidak terprovokasi dengan isu-isu yang berada di Jakarta,” pungkasnya

Di sisi lain, Ketua Komunitas Ojek Totabuan, Irwandi Ligawa menilai bahwa hal tersebut boleh saja dilakukan, sepanjang tujuannya untuk menyampaikan aspirasi secara santun dan bermartabat.

“Jika hanya untuk menyampaikan aspirasi, bagi saya itu tidak masalah dan sah-sah saja. Tapi jangan sampai kita terprovokasi dan ikut- ikutan melakukan aksi-aksi yang nantinya akan berpotensi makar, mari kita jaga keutuhan NKRI,” ujar Irwan Warga Kelurahan Kotabangon Kecamatan Kotamobagu Timur. (Nisar)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here