✨"Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur"

Kotamobagu

Jembatan Gantung di Desa Kobo Kecil Putus

BOLMORA, KOTAMOBAGU – Intensitas curah hujan yang cukup tinggi yang terjadi pada Sabtu (12/5/2018) malam pukul 19.00 WITA kemarin, di wilayah Kota Kotamobagu mengakibatkan jembatan gantung yang baru saja dibangun di atas sungai Moayat Kobo Kecil putus.

Pantauan awak media Minggu (13/5/2018) siang tadi, akibat putusnya jembatan yang menjadi jalur ekonomi masyarakat tersebut, terlihat warga kesulitan membawa hasil bumi dari perkebunan menuju rumah.

“Kami harus extra hati-hati melintasi jembatan ini, karena tidak ada lagi pengamanan di kanan kiri jembatan. Padahal jalur ini merupakan satu-satunya akses untuk membawa hasil dari kebun ke rumah,” ungkap Hasida Mamonto, warga Kobo Kecil.

Menurutnya, selain akses masyarakat untuk membawa hasil bumi, jembatan tersebut juga merupakan satu-satunya akses menuju tempat rekreasi air terjun Morimpungan.

“Sangat susah dan menakutkan melewati tempat ini, karena tidak ada lagi pengaman dan ini juga merupakan jalur menuju tempat wisata air terjun,” terang Hasina.

Pun demikian dengan Dani yang juga warga setempat mengatakan, baru kali ini jembatan gantung tersebut putus.

“Sudah beberapa kali air sungai meluap, namun tidak sampai memporak porandakan jembatan. Kami berharap agar pemerintah segera memperbaikinya. karena merupakan satu-satunya jalur perekonomian warga menuju ke kebun,” harapnya.

Seperti diketahui, jembatan sepanjang kurang lebih 40 meter ini dibangun pada tahun 2011, dan sudah dilakukan rehab sebanyak dua kali yakni pada 2015 dan 2017 dengan menggunakan Dana Desa (Dandes) yang belum lama ini diresmikan oleh Wali Kota Kotamobagu non aktif Tatong Bara.(me2t)

editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Back to top button