Taqabbalallahu minna wa minkum. Minal Aidin Wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin!

Politik

BBM Terancam Langka, Toni Supit Ajak Warga Kepulauan Mandiri Pangan

SULUT – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Utara, Toni Supit, mengajak masyarakat kepulauan untuk mulai menanam kebutuhan dapur secara mandiri sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kenaikan harga bahan pokok akibat krisis BBM.

Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan reses yang digelar di Pulau Tagulandang, Senin (30/03). Dalam kesempatan itu, Toni Supit yang akrab disapa Tonsu menyoroti dampak konflik global yang mulai memengaruhi stabilitas energi dunia.

Menurutnya, perang yang masih berlangsung antara Rusia dan Ukraina, serta meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran, berpotensi mengganggu distribusi minyak dunia, terutama di jalur strategis Selat Hormuz.

“Semua pasti sudah dengar situasi global saat ini. Konflik yang belum selesai dan ketegangan di kawasan Timur Tengah, khususnya di Selat Hormuz yang menjadi jalur utama distribusi minyak, bisa berdampak pada ketersediaan BBM,” ujar Tonsu.

Ia menjelaskan, jika kondisi tersebut terus berlanjut, bukan tidak mungkin pemerintah akan menerapkan kebijakan pembatasan penggunaan BBM. Dampaknya, kata dia, akan sangat dirasakan oleh masyarakat di wilayah kepulauan.

Karena itu, ia mengimbau warga untuk mulai menanam bahan kebutuhan dapur seperti batang bawang, goraka, barito, dan tanaman pangan lainnya.

“Kalau distribusi terganggu dan BBM dibatasi, masyarakat kepulauan pasti paling terdampak. Jadi, langkah terbaik adalah mulai mandiri dari sekarang,” tambahnya.

Selain menyerap aspirasi masyarakat, kegiatan reses tersebut juga diisi dengan penyerahan bantuan kepada nelayan berupa empat unit perahu dan beberapa coldbox.

Toni Supit mengakui bahwa bantuan tersebut belum dapat menjangkau seluruh masyarakat, namun ia memastikan aspirasi lainnya akan tetap diperjuangkan melalui pengajuan proposal ke pemerintah provinsi.

“Belum semua bisa terakomodasi saat ini, tapi aspirasi masyarakat sudah kami catat dan akan terus diperjuangkan,” katanya.

Kegiatan yang berlangsung sederhana itu turut diwarnai apresiasi dari masyarakat. Salah satu warga menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian pemerintah provinsi melalui wakil rakyat yang dinilai aktif memperjuangkan kepentingan daerah kepulauan.

“Kami sangat bersyukur dan berterima kasih karena masih diperhatikan. Pak Toni Supit terus menyuarakan aspirasi kami,” ungkapnya, yang disambut tepuk tangan peserta reses. (*/Jane)

Jane

Wartawan yang suka traveling ini bertugas di Liputan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi Sulawesi Utara

Berita Terkait

Back to top button