
Ruas Jalan Trans Sulawesi di Desa Binjeita, Kecamatan Bolangitang Timur, Bolaang Mongondow Utara, hingga kini belum mendapat perbaikan. Padahal Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sulawesi Utara sebelumnya berjanji melakukan penanganan darurat pada akhir Januari 2025.
Hingga Jumat, 6 Februari 2026, kondisi jalan tetap memprihatinkan. Lubang menganga memenuhi badan jalan. Permukaan aspal bergelombang dan membentuk cekungan dalam menyerupai sumur. Situasi ini membahayakan pengendara yang melintas setiap hari.
Pengendara Terpaksa Melambat Ekstrem
Pantauan di lapangan menunjukkan kendaraan harus berjalan sangat pelan. Pengemudi memilih menghindari lubang satu per satu. Saat hujan turun, genangan air menutup lubang dan membuat jebakan tak terlihat.
Warga menilai kerusakan ini sudah berlangsung lama. Aktivitas ekonomi ikut terganggu. Distribusi barang melambat, sementara risiko kecelakaan terus meningkat.
Warga Kecewa Sikap BPJN Sulut
Rheinal Mokodompis, warga yang rutin melintasi jalur tersebut, menyampaikan kekecewaannya. Ia menilai BPJN Sulut terkesan mengabaikan keselamatan masyarakat.
“BPJN Sulut seperti menutup mata. Jangan menunggu ada korban dulu baru bergerak,” tegasnya dengan nada kesal.
Rheinal meminta pemerintah pusat segera turun tangan. Menurutnya, perbaikan darurat harus dilakukan secepat mungkin agar pengguna jalan tidak dirugikan.
BPJN Janji Tangani Genangan
Kepala BPJN Sulut, Handiyana, saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp menyatakan pihaknya akan mengambil langkah awal. Ia menyebut penanganan sementara difokuskan untuk menghilangkan genangan.
“Kami akan perbaiki dulu agar air tidak tergenang. Tahun ini juga direncanakan penanganan permanen,” ujarnya singkat.
Namun, pernyataan itu belum menjawab kapan pekerjaan fisik dimulai. Warga berharap janji kali ini benar-benar diwujudkan.
Akses Strategis, Risiko Tinggi
Desa Binjeita berada sekitar 50 menit dari Boroko, ibu kota Kabupaten Bolaang Mongondow Utara. Jalur ini menjadi urat nadi mobilitas warga antar-kecamatan. Kerusakan jalan otomatis berdampak luas pada aktivitas sosial dan ekonomi.
Saat berita ini ditulis, cuaca di Boltara terpantau mendung. Potensi hujan diperkirakan memperburuk kondisi lubang yang sudah dalam.
- PT. MSM Usul Tukar Guling Jalan, Ringgo Radetyo: Akan Kami Cek
- Ini Penjelasan Sekda Bolmut Soal Keterlambatan Pencairan DAK
- Bupati Imbau Jajarannya agar Memberikan Informasi yang Benar dan Akurat



