Minahasa Raya

Gubernur Sulut Resmikan Gedung Gereja KGPM Pniel Kawangkoan, Sekaligus Lantik Panitia Pertemuan Raya dan Konas XVI FKPKB-PGI Tahun 2023


BOLMORA.COM
, MINAHASA – 
Gubernur Sulut (Sulawesi Utara) Olly Dondokambey didampingi Wakil Gubernur Steven O.E. Kandouw, Minggu (5/2/2023), meresmikan Gedung Gereja KGPM (Kerapatan Gereja Protestan Minahasa) Sidang Pniel Kawangkoan, Kabupaten Minahasa. 

Peresmian bagian depan gedung Gereja ditandai penandatanganan prasasti dan prosesi penguntingan pita oleh Gubernur Olly Dondokambey, dilanjutkan dengan pembukaan pintu Gereja, diikuti seluruh jemaat yang hadir untuk memasuki tempat peribadatan. Dilaksanakan juga ibadah singkat pentasbihan di dalam gereja yang drangkaikan dengan Pelantikan Panitia Pertemuan Raya dan Konas (Konsultasi Nasional) XVI FKPKB-PGI (Forum Komunikasi Pria Kaum Bapak Persatuan Gereja-Gereja di Indonesia) tahun 2023, serta pembubaran Panitia MPL-SAG (Majelis Pekerja Lengkap Sinode Am Gereja-gereja). 

Dalam sambutannya Gubernur Olly Dondokambey berharap dengan diresmikanya gedung tersebut dapat mempererat tali persaudaraan dan kerukunan antar umat beragama di Sulut. 

“Tentunya atas nama pemerintah saya berterima kasih, karena apa yang kita lakukan hari ini menjadi suatu berkat bagi kita, karena kerja sama pemerintah dan Gereja selalu berjalan baik,” ungkapnya.

Olly mengungkapkan, berkat dan manfaat yang peroleh dalam membangun infrastruktur rumah ibadah di Sulut merupakan hasil kerja sama yang baik antara FKUB (Forum Komunikasi Umat Beragama), pemerintah dan semua unsur terkait. 

“Peran FKUB sangat penting, sehingga keamanan, kerukunan, kebersamaan terjaga. Sehingga manfaatnya sangat banyak dalam membantu perekonomiamn di Sulut. Mari kita terus bergotong royong membangun Sulut lebih maju dan hebat,” imbuhnya. 

Olly bersyukur bahwa di Sulut bukan hanya pembangunan infrastruktur yang nyata, tetapi juga pembangunan iman umat lewat pembangunan Gereja.

“Kita semua patut bersyukur bahwa di Sulut pembangunan infrastruktur berjalan baik. Bukan hanya infrastruktur kepentingan umum, tetapi infrastruktur kepentingan umat juga berjalan bagus, sehingga gedung Gereja ini boleh diresmikan,” terangnya. 

Djelaskan, merupakan tugas dan tanggung jawab pemerintah untuk melaksanakan dan membantu dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan pihak Gereja. Peran pemerintah memberikan integritas terhadap masyarakat. 

“Meupakan tugas dan tanggung jawab pemerintah untuk bersama-sama dengan Gereja dalam rangka membangun sarana prasarana,” beber Olly.

Pun sejauh ini pemerintahan OD-SK (Olly Dondokambey dan Steven O.E. Kandouw selalu hadir untuk bersama-sama dengan masyarakat. 

“Pemerintah akan selalu hadir di tengah-tengah masyarakat Gereja. Dalam masyarakat termasuk seluruh jemaat, juga jemaat KGPM. Oleh kerena itu, yakinlah bahwa Tuhan selalu menyertai kita. Kita harus percaya bahwa apapun yang kita jalani hari ini tentunya di dawah lindungan Tuhan,” ucap Olly

Olly mengajak kepada semua jemaat KGPM Kawangkoan untuk bersama-sama menjaga kerukunan yang telah tercipta di Sulut.

“Mari sama-sama torang jaga kerukunan, kebersamaan kita, kalau kita terjaga tentunya banyak berkat yang kita dapatkan,” sebutnya. 

Olly berharap KGPM dapat terus bersama-sama dengan pemerintah membangun Kabupaten Minahasa dan Provinsi Sulut.

Pada kesempatan itu juga, Olly memberikan sumbangan dana sebesar Rp500 juta, yang diperlukan sidang tahunan Rp250 juta, dan Rp250 juta untuk penyelesaian infrastruktur gedung gereja.

“Sumbangan ini bukan untuk mencari perhatian Tuhan, tapi lebih dari bagaiman peran dan integritas pemerintah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Jadi, harus dipahami bahwa ini bentuk perhatian pemerintah memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat. Dana yang diberikan sudah diatur dalam setiap pembahasan anggaran yang dilakukan bersama DPRD,” tandas Olly. 

Diakhir sambutan, Olly berpesan agar jemaat memafaatkan pertemuan raya FK-PGI, guna memperluas hubungan internasional agar Sulut dapat dikenal dunia. 

“Karena sebentar lagi jalur penerbangan di Sulut akan terbuka. Oktober, penerbangan Jepang ke Manado sudah dibuka. Demikian juga penerbangan dari Korea dan Cina. Nantinya, mereka sudah bisa diundang untuk melihat langsung kerja sama Gereja-Gereja di Sulut, dalam rangka menyelengarakan ibadah bersama. Agar dunia dapat mengetahui bahwaada jutaaan warga Gereja di Indonesia khususnya di Sulut,” pungkasnya. 

Diketahui, Panitia Pertemuan Raya dan Konas XVI FK-PGI Tahun 2023 diketuai Steven O. E. Kandouw, yang sekaligus Wakil Gubernur Sulut.

Turut hadir pada kegiatan, Bupati Minahasa Royke Roring, Pucuk Pimpinan KGPM dan para pendeta, serta Direktur Bank SulutGo Revisi Repah dan para undangan lainnya, juga masyarakat jemaat Gereja KGPM Sidang Pniel Kawangkoan. 

(Gnm)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button