TPA Ilo-Ilo Belum Juga Beroperasi, DPRD Sulut Pertanyakan Keseriusan BPBPK

BOLMORA.COM, SULUT – Meski pembangunan telah rampung, Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Ilo-Ilo hingga kini belum juga dioperasikan, sementara persoalan sampah di Kota Manado kian memprihatinkan.
Kondisi ini memicu sorotan tajam Wakil Ketua DPRD Sulawesi Utara, Royke Anter, yang mempertanyakan keseriusan pihak terkait dalam menyelesaikan persoalan lingkungan tersebut.
Desakan tersebut disampaikan Royke saat Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi III DPRD Sulut, Senin (26/01/2026).
Ia meminta Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sulut segera menyerahkan TPA Ilo-Ilo kepada Pemerintah Provinsi Sulut agar dapat segera dioperasikan.
Royke menegaskan, Pemerintah Kota Manado pada prinsipnya telah menyatakan kesiapan, termasuk menyiapkan anggaran pengelolaan sampah yang akan dibuang ke TPA Ilo-Ilo melalui mekanisme nota kesepahaman (MoU).
Menurutnya, penundaan berlarut hanya akan memperburuk kondisi lingkungan, khususnya di wilayah Sumompo dan sekitarnya.
Ia pun mengingatkan agar tidak ada lagi alasan penundaan pengoperasian TPA Ilo-Ilo.
“Jangan lagi ditunda. Ini bukan hanya untuk Manado, tetapi juga untuk masyarakat Minahasa Utara dan Bitung,” tegas Royke dalam rapat tersebut.
(*/Jane)



