Pimpin Rapat Solusi Berbagai Permasalahan Penyaluran BPNT, Steven Kandouw Berharap Tidak Ada yang Bermain Kotor

0
409
Pimpin Rapat Solusi Berbagai Permasalahan Penyaluran BPNT, Steven Kandouw Berharap Tidak Ada yang Bermain Kotor
Rapat Mensolusikan Permasalahan Penyaluran BPNT
Advertisement

BOLMORA.COM, SULUT – Wakil Gubernur (Wagub) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Steven Kandouw, menegaskan semua alokasi dana bantuan di tahun 2022 secepatnya disalurkan dan tepat sasaran. Penegasan tersebut disampaikannya saat memimpin rapat dalam rangka mensolusikan berbagai permasalahan penyaluran Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Provinsi Sulut, Selasa (25/1/2022).

Dalam rapat yang didampingi Pj Sekretaris Daerah (Setdaprov) Asiano Gammy Kawatu itu, Steven Kandouw, berharap Himpunan Bank-bank milik Negara (Himbara) mengidentifikasi dan melakukan komunikasi dengan pemerintah kabupaten/kota se-Sulut. 

Menurutnya, hal ini sangat penting agar penyaluran bantuan non tunai ini tepat sasaran

“Tolong bapak ibu yang bertanggung jawab atas pengelolaan administrasi dan lain-lainsoal bantuan ini agar dapat diperhatikan. Saya berharap tidak ada yang bermain kotor didalamnya, atau alasan lain-lain. Pegang betul kepercayaan Pemerintah Pusat lewat Kementeian Sosial ini. Semoga nantinya dapat dipakai dengan baik,” tegas Kandouw.

Dijelaskan bahwa, total dana PKH di Sulut nominal jumlahnya besar. Di mana, 15 kabupaten/kota memiliki kondisi fiskal yang rendah.

“Salah satu variabel untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, mengurangi kemiskinan, menciptakan lapangan pekerjaan adalah Government Expenditure, selain ekspor dan investasi,” ungkapnya.

Sehubungan dengan itu, wagub menyampaikan bersyukur, karena Pemerintah Pusat melalui Kementerian Sosial punya program seperti ini.

“Dari segi persentasi dengan jumlah penduduk di Sulut yang hanya 2,6 juta ini, maka bantuan dari Kementerian Sosial ini signifikan,” tandasnya.

Pada kesempatam ini, Wagub periode kedua berpasangan dengan Gubernur Olly Dondokambey ini mengapresiasi Pemerintah Kota bitung, yang mempunyai kemampuan administrasi baik, sehingga sampai saat ini full mendapat bantuan dari Kementerian.

“Saya berharap kepada pemerintah kabupaten/kota di Sulut dapat mencontoh Kota Bitung, dan bekerja dengan baik, bekerj lebih mantap, serta melakukan indentivikasi yang jelas,” imbaunya.

Kepada para stakeholder sosial dan dinas-dinas di kabupaten/kota supaya memberi diri dan jemput bola.

Tiddak ada kata terlambat, mari jemput bola, datangi Himbara,” pinta Kandouw.

Dia berharap agar rapat yang dilaksanakan ada output.

“Harus dikasih deadline. Di minggu kedua bulan Februari akan dimintakan laporan, dan itu akan disubmit (kirimkan) ke masing-masing kepala daerah,” pungkasnya.

(Gnm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here