Relawan Muda Molibagu Galang Dana untuk Korban Banjir di Sangihe

0
52
Relawan Muda Molibagu Galang Dana untuk Korban Banjir di Sangihe
Tampak aksi penggalangan dana oleh para

BOLMORA.COM, BOLSEL – Bencana banjir yang menimpa Kabupaten Kepulauan Sangihe pada 4 Januari 2021 lalu, ternyata turut menjadi perhatian para anak muda di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel). 

Para anak muda yang tergabung dalam Persatuan Relawan muda Molibagu (PEREDAM) menggelar aksi penggalangan dana untuk warga Sangihe yang tertimpa bencana. Aksi tersebut dilakukan di sekitar alun-alun ibu kota Kabupaten Bolsel, Rabu (13/1/2020). 

Koordinator Aksi Rafik Gobel mengatakan, aksi ini murni inisiatif dan spontanitas dari PEREDAM. Hal ini sebagai bentuk kepedulian dan respon atas bencana alam yang menimpa warga Sangihe.

“Pada kejadian bencana alam berupa banjir bandang, beserta longsor yang melanda Bolsel pada Agustus 2020 lalu, diketahui relawan yang hadir dari Kabupaten Kepulauan Sangihe datang langsung ke Bolsel untuk memberikan bantuan, berupa uang tunai sejumlah Rp10.000.000. Maka, kami dari PEREDAM juga sebagai representatif masyarakat Kabupaten Bolsel, ingin membalas kebaikan yang pernah diberikan oleh masyarakat Kabupaten Kepulauan Sangihe,” ungkap Rafik.

Aksi spontanitas penggalangan dana itu rencananya akan berlangsung hingga 14 Januari 2021, dengan membuka posko penggalangan dana di sekitar kawasan alun-alun Molibagu. Mereka juga menggelar musikalisasi puisi dan tari kontemporer. 

Menurut Rafik, apa yang meraka lakukan kesemuanya bertujuan untuk mencari dana, kemudian nantinya akan disalurkan untuk masyarakat terdampak bencana di Kabupaten Kepulauan Sangihe. 

“Kalau ada masyarakat yang ingin memberikan bantuan dana, dapat menghubungi korlap ataupun datang langsung ke Padepokan PEREDAM, tepatnya kompleks BRI Toluaya, atau dapat juga menghubungi nomor telephon 0857 5733 1487,” tutupnya.

Sebagaimana diketahui, bencana banjir terjadi di Kepulauan Sangihe, Provinsi Sulawesi Utara, pada Senin (4/1/2021). Bencana ini menelan korban 1 orang meninggal dunia, dan lebih dari 200 kepala keluarga mengungsi ke tempat yang lebih aman. 

(Nanda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here