Laboratorium Religi di Kecamatan Bolangitang Timur Resmi Diterapkan
BOLMORA, BOLMUT – Lagi, Bupati Kabupaten Bolmut Depri Pontoh, meresmikan penerapan Laboratorium Religi di sejumlah sekkolah se-Kecamatan Bolangitang Timur. Penerapan Laboratorium Religi tersebut ditandai dengan penandatanganan launching perdana oleh Bupati, Kamis (19/1/2017).
Dalam sambutannya, bupati menyampaikan apresiasi atas terlaksananya kegiatan ini. Yang mana, penerapan laboratorium religi untuk kegiatan-kegiatan keagamaan, yang diharapkan dapat meningkatkan keimanan dan ketaqwaan serta memupuk rasa kebersamaan antar umat beragama di kalangan pelajar.
“Kepada para guru, diimbau untuk melaksanakan kepercayaan negara dalam melakukan pembinaan pendidikan kepada para pelajar,” imbuh Depri.
Selain itu, dalam penerapan laboratorium religi diharapkan dukungan dari semua pihak. Sebab, keberhasilan pendidikan ditentukan oleh seluruh stackeholder, baik pemerintah, orang tua dan guru yang bersinergi dan saling mendukung.
“Jika program ini berjalan sukses, tentu manfaatnya akan dinikmati oleh seluruh masyarakat Bolmut, tentu dalam segi peningkatan sumber daya manusia (SDM). Selain itu, dengan menanamkan pengetahuan keagamaan, akan mampu mencegah hal-hal negatif yang terjadi dikalangan pelajar,” urai bupati kedua pilihan rakyat Bolmut ini.
Pun demikian, bupati mengimbau kepada siswa siswi untuk mengikuti dengan baik semua program kegiatan pembelajaran di sekolah, serta tidak terjerumus ke penyalahgunaan obat-obatan terlarang, terutama eha-bon dan komix, apalagi narkoba.
“Kepada orang tua dan guru agar dapat bersama-sama dengan pemerintah daerah dalam melakukan upaya pencegahan,” cetusnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bolmut Abdul Nazarudin Maloho, dalam laporannya menyampaikan bahwa, penerapan laboratorium religi di sekolah se-Kabupaten Bolmut telah diatur dalam Peraturan Bupati (Perbup) Nomor: 39 Tahun 2016.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh sekolah PAUD, TK, SD, SMP dan SMA Sederajat ini dipusatkan di SMP Negeri 2 Bolangitang Timur.
Turut hadir Sekda Bolmut Asripan Nani, para Asiten, Staf Ahli Bupati, Ketua KPU Kabupaten Bokmut Faisal Husin, sejumlah pimpinan SKPD, Camat Bolangitang Timur Warsito Sanggilalung, para pengawas, kepala sekolah dan jajaran Guru serta para pemuka Agama di kecamatan Bolangitang Timur.
Diketahui, sebelumnya laboratorium religi ini telah diterapkan di Kecamatan Kaidipang, Bolangitang Barat dan Pinogaluman pada tahun 2016 lalu.
Untuk Kecamatan Bolangitang Timur, ada 16 SD, 3 SMP serta 1 SMA dan 1 SMK yang telah menerapkan laboratorium religi.
Selain itu, ada 37 Lembaga PAUD dan secara keseluruhan tenaga pendidik berjumlah 393 Guru.
Dalam penerapan laboratorium religi ini, secara teori para siswa diberikan pengetahuan tentang agama. Dalam praktiknya, para siswa diberikan kesempatan untuk membaca kitab suci gama masing-masing selama 15 menit sebelum jam pelajaran dimulai, dan berbagai kegiatan keagamaan lainnya.(amad)



