DPRD Bolmong Lakukan Penandatanganan Draf Rancangan KUA-PPAS Perubahan APBD 2018

0
26
DPRD Bolmong Lakukan Penandatanganan Draf Rancangan KUA-PPAS Perubahan APBD 2018
Penandatanganan Draf Rancangan KUA-PPAS Perubahan APBD Tahun 2018 oleh Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling

BOLMORA, ADVERTORIAL – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Rabu (12/9/2018), melaksanakan penandatangan Draf Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementaran (KUA-PPAS) Perubahan APBD 2018.

Penandatanganan Draf Rancangan KUA-PPAS Perubahan APBD oleh Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow

Kegiatan penandatanganan tersebut bertempat di ruang Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling, yang dihadiri Wakil Ketua DPRD Abdul Kadir Mangkat, Sekwan Yahya Fasa, bersama dengan Pemkab Bolmong, yang dihadiri langsung Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow, didampingi Sekda Tahlis Gallang.

Kepala Bagian (Kabag) Risalah Haryono Paransi, melalui Kasubag Risalah dan Aspirasi Masyarakat Frangki Panelewen mengatakan, pelaksanaan kegiatan tersebut sesuai UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah dan Permendagri Nomor 13 tahun 2006 tentang pedoman pengelolaan daerah, yang di dalamnya terkait penyusunan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda)  Perubahan APBD  Tahun 2018.

“Untuk itu, dilaksanakan kegiatan ini. Sehingga badan anggaran (Banggar) bersama dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) telah melakukan pembahasan, sekaligus penandatangan Draf Rancangan KUA PPAS pada malam hari,” jelasnya.

Serah terima berita acara penandatanganan Draf Rancangan KUA-PPAS

Menurut Panelewen, tahapan tersebut selanjutnya akan dilakukan penyusunan RKA di tiap-tiap SKPD.

“Idealnya Ranperda Perubahan APBD menurut Permendagri tersebut, harus disepakati lewat kesepakatan bersama, paling lambat tiga bulan sebelum tahun anggaran berakhir, yang selanjutnya akan disampaikan ke Pemerintah Provinsi untuk dievaluasi, sesudah dilaksanakan paripurna,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling mengatakan, semua agenda yang ada akan dipacu agar tidak berpengaruh pada program-program yang akan dijalankan oleh pemerintah daerah.

“Tentunya pembasan akan dilakukan. Sehingga, segala program yang ada dapat berjalan dengan baik,” pungkasnya.

(adve/agung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here