Pesanan Seragam Sekolah Meningkat, Penjahit Raup Keuntungan

0
95
Pesanan Seragam Sekolah Meningkat, Penjahit Raup Keuntungan
Gambar ilustrasi penjahit seragam sekolah

BOLMORA, KOTAMOBAGU – Jelang memasuki tahun ajaran baru, banyak calon siswa SD, SMP hingga SMA mendaftar sekolah. Kebutuhan seragam dan peralatan belajar pun meningkat.

Meski banyak toko yang menyediakan seragam bagi siswa baru dengan berbagai ukuran, namun tempat jahit lebih diminati para orang tua untuk membuat seragam sekolah bagi anaknya.

Seperti di tempat jahit konveksi Tiga Bintang, Kelurahan Mongkonai Barat. Tempat jahit ini kebanjiran pesanan seragam jelang masuk sekolah.

Eriyani Potabuga (43), pemilik konveksi Tiga Bintang, mengungkapkan, pesanan seragam sekolah sudah diterimanya sejak bulan Maret dan April 2018 lalu.

“Setiap tahun saat mulai pembukaan pemnerimaan siswa baru, pesanan baju sudah sangat banyak. Seragam batik dan olahraga yang paling banyak dipesan,” ujar Eriyani.

Menurutnya,meski tenaga kerja penjahit kurang, namun dirinya mengaku bisa memenuhi pesanan konsumen tepat waktu.

“Biasanya paling banyak pesanan dari sekolah swasta di Kotamobagu. Pesanan tiap sekolah juga berfariasi, ada yang 100 hingga 200 pasang. Dan semuanya terpenuhi,” terang Eriyani.

Untuk harga, lanjut Eryani, batik sekolah untuk SD dan SMP dibanderol Rp75 ribu sedangkan olahraga Rp90 hingga Rp100 ribu. TK dan SD pakaian olahraga Rp75 ribu.  Penghasilan kotor atau perbulan dari pesanan ini bisa mencapai Rp50 juta.

“Alhamdulillah dengan ketersediaan peralatan, meski karyawan tidak begitu banyak tapi mampu menyelesaikan pesanan tepat waktu,” ungkap Eriyani.

Ia menambahkan, pesanan seragam bukan hanya di Kotamobagu, namun dari sejumlah daerah lainnya.

“Pesanan ada juga dari Bolmut, Bolsel, Boltim dan Bolmong. Untuk bahan bakunya diambil di Jakarta mengunakan kapal laut atau udara,”tutup Eriyani.(**/me2t)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here