BOLMORA, BOLMONG – Hingga memasuki triwulan II, baru 30 desa di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) yang telah menerima Dana Desa (Dandes) tahap pertama.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Bolmong Ahmad Yani Damopolii menjelaskan, yang menjadi terlambatnya pencairan Dandes saat ini, karena penginputan Sitem Keungan Desa (Siskeudes) yang telah diberlakukan di 200 desa.

“Karena di Bolmong baru pertama kali menggunakan Siskeudes. Berbeda dengan kabupaten lain,” ungkpanya, Rabu (15/5).

Dikatakan, pihaknya telah mengundang desa-desa di tiga kecamatan untuk dilakukan pendampingan terkait penggunaan Siskeudes. Kegiatan tersebut sudah dimulai dari tanggal 7 Mei.

“Ini merupakan inisiatif dari kami. Sebab dengan adanya pendampingan, bisa membantu desa agar secepatnya bisa menerima Dandes,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Perintahan Desa (Pemdes) Dien Novita Thalib menambahkan, untuk saat ini sudah tiga kecamatan yang diikutsertakan dalam pendampingan. Tujuan dari kegiatan ini untuk mempermudah tiap desa, karena sebagian besar desa bingung untuk menginput data menggunakan Siskeudes.

“Untuk saat ini sudah ada 30 desa yang cair. Tapi sudah ada 12 desa yang memposting dan tinggal mengambil rekomendasi. Jadi saat ini sudah ada 40 lebih desa,” jelasnya

Ia juga mengatakan, pihkanya akan berusaha agar akhir Mei ini semua desa sudah menerima Dandes tahap satu.

“Kami akan berusaha, akhir Mei semua desa sudah pencairan Dandes tahap satu. Hingga akhir Juni, semuanya sudah cair tahap dua. Untuk pencairan tahap dua paling cepat Maret, dan paling lambat minggu keempat Juni. Saat ini, 150 lebih desa sementara dalam proses,” pungkas Dien.(agung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here