Pemkab Bolmong Akan Terus Melaksanakan Program Khusus

0
12
Pemkab Bolmong Akan Terus Melaksanakan Program Khusus
Bupati Bolmog Yasti Soepredjo Mokoagow, saat melakukan panen raya jagung, Jumat (9/12/2018) pekan lalu

BOLMORA, BOLMONG – Dimulai dari tahun 2015 lalu, Pemkab Bolaang Mongondow (Bolmong) melalui Dinas Pertanian terus melaksanakan program khusus, seperti berupaya mempertahankan program swasembada dan swasembada pangan berkelanjutan.

Data dari Dinas Pertanian Kabupaten Bolmong menunjukkan realisasi produksi padi di daerah ini, pada tahun 2017 mencapai 411.343 ton. Produksi tersebut diperoleh dari luas panen yang awalnya lahan sawah seluas kurang lebih 25.000 hektare. Kemudian pada tahun 2017 lalu, luas tanam menjadi 29.920 hektare atau bertambah seluas 4.920 hektare. Sedangkan untuk produksi ditargetkan sebanyak 417.841 ton, realisasi tahun 2017 sebanyak 411.343 ton.

“Luas panen terbesar dari Kabupaten Bolmong menjadi 29.920 hektare atau bertambah seluas 4.920 hektare,” ujar Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow, saat kunjungan kerja Direktur Jenderal (Dirjen) Prasarana dan Sarana Pertanian, Kementerian Pertanian Republik Indonesia (RI) Pending Dadih Permana, di Kabupaten Bolmong, Jumat (9/2/2018) pekan lalu.

Dikatakan, Kabupaten Bolmong tercatat sebagai daerah lumbung beras terbesar di Sulut.

“Potensi pertanian masih menjadi primadona di Bolmong. Makanya ini terus kita pertahankan,” imbuhnya.

Selain produksi padi, Bolmong juga merupakan pengahasil jagung dan kedelai. Untuk program upaya khusus jagung, lahan kering di Bolmong seluas 67.147 hektare. Pada tahun 2017 lalu, luas tanam di Bolmong yang ditargetkan mencapai 124.063 hektare, sedangkan realisasi tahun 2017 seluas 192.229 hektare.

Bupati perempuan pertama Kabupaten Bolmong ini mengatakan, luas panen ditargetkan 117.843 hektare, sedangkan realisasi tahun 2017 seluas 170.174 hektare.

“Provitas atau produktivitas tanaman ditargetkan 37,40 yield per hektare, realisasi tahun 2017, 37,40 yield per hektare, dan produksi ditargetkan sebanyak 440.773 ton, realisasi tahun 2017 sebanyak 636.451 ton, atau melampaui target yang telah ditetapkan,” jelas Yasti.

Untuk produksi kedelai seluas 3.354 hektare, pada tahun 2017 lalu luas tanam ditargetkan 2.140 hektare. Realisasi tahun 2017 seluas 3.736 hektare, luas panen ditargetkan 2.050 hektare, realisasi tahun 2017 seluas 2.988 hektare, provitas atau produktivitas tanaman ditargetkan 13,16 yield per hektare, realisasi tahun 2017 12,86 yield per hektare, dan produksi ditargetkan sebanyak 2.698 ton, realisasi tahun 2017 sebanyak 3.843 ton, atau melampaui dari target yang telah ditetapkan.

“Berbagai capaian dalam program khusus padi, jagung dan kedelai di Bolmong tentunya tidak lepas dari bantuan pihak Kementerian Pertanian. Pemerimta daerah sendiri telah mengalokasikan bantuan berupa benih padi, jagung dan kedelai, serta alat dan mesin pertanian pra-panen dan pasca panen,” pungkas Yasti.(agung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here