Ini Tujuh Poin Penegasan Bupati Bolmong Saat Melantik 295 Pejabat

0
12
Ini Tujuh Poin Penegasan Bupati Bolmong Saat Melantik 295 Pejabat
Bupati Bolmong Yasti Sopredjo Mokoagow, saat memberikan sambutan pada pelantikan dan pengambilan sumpah kepada 295 pejabat

BOLMORA, BOLMONG – Bupati Bolaang Mongondow Yasti Soepredjo Mokoagow, menegaskan tuju poin saat menlantik dan mengambil sumpah kepada 295 pejabat di lingkungan Pemkab Bolmong, Jumat (5/1/2018) kemarin. Di antaranya, pejabat yang dilantik sebagai pelaksana tugas (Plt) belum tentu akan didefinitifkan.

“Jabatan Plt belum tentu didefinitif, karena jabatan Plt pejabat tinggi pratama akan didefinitifkan melalui lelang jabatan. Hal ini tentu akan memberikan peluang kepada siapa saja yang akan ikut lelang jabatan nanti,” ungkap Yasti.

Selanjutnya, Yasti meminta kepada pejabat yang nonjob atau pindah instansi sesegera mungkin melakukan serahterima aset, dan menjaga aset tersebut agar bisa digunakan dalam jangka waktu yang lama.

“Setelah dilantik, lakukan serahterima aset. Dan, jika ada aset yang dibawa ke kantor lain, segera tarik dan laksanakan serahterima. Setelah itu lakukan pendataan, serta usulkan penghapusan aset agar permasalahan ini tidak lagi menjadi temuan BPK yang dampaknya akan berpengaruh terhadap pemberian opinin dalam hal pengelolaan keuangan daerah,” imbuhnya.

Untuk pejabat yang baru dilantik, diminta hati-hati dalam mengelola uang persediaan (UP).

“Saya ingatkan agar hati-hati mengelola UP. Saya tidak ingin lagi mendengar adanya temuan BPK,” tegas Yasti.

Lain dari pada itu, kepada pejabat yang baru dilantik supya dapat membangun kebersamaan di kantor masing masing.

“Pejabat yang baru dilantik hendaknya bisa membangun kebersamaan dengan atasan ataupun staf di kantor masing masing,” pintanya.

Kemudian, pejabat diminta bisa menjaga rahasia antar perangkat daerah, baik itu rahasia internal.

“Harus menjaga rahasia antar perangkat daerah. Dan jika ada permasalahan antar sesama rekan kerja, sampaikan langsung kepada atasan secara berjenjang, jangan langsung dibawa keranah hukum,” pungkasnya.

Yang terpenting Yasti mengigatkan kepada para pejabat agar jangan membending-bandingkan jabatan, karena tak ada jabatan mata air dan tak ada jabatan air mata.

“Jabatan yang ibu bapak emban sekarang semuanya sama dan setara, karena tidak ada perangkat daerah yang jabatannya mata air dan tidak ada perangkat daerah yang jabatannya air mata,” ujarnya

Yang terakhir, mantan anggota DPR RI dua periode ini mengimbau kepada keluarga pejabat yang baru dilantik, baik istri maupun suami harus memberikan dukungan dan motivasi.

“Saya berharap kepada keluarga pejabat yang baru dilantik dapat memberikan dukungan dan motivasi, sehingga tugas dan tanggung jawab yang diamanahkan dapat dilaksanakan dengan baik,” lugasnya.(agung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here