BERITA BOLMONG RAYA

Kadis Perpustakaan Boltim Tak Mendukung Gerakan Literasi Nasional?

Jamal yang tidak lain adalah pengelola Taman Literasi dan Rumah Sastra Boltim, di Desa Buyat, Kecamatan Kotabunan mengungkapkan, pihaknya sudah menyurat dan bertemu dua kali dengan Kepala Dinas Perputakaan dan Kearsipan Daerah Julius Pelealu, untuk menawarkan kerja sama dalam kegiatan ‘Mobaca Bo Mo Sanang", yang dilaksanakan di Desa Buyat pada tanggal 18-19 November

363

BOLMORA, BOLTIM – Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Boltim, dinilai tidak mendukung bahkan menghambat kegiatan gerakan literasi yang diprakarsai oleh masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Jamal Rahman Iroth, melalui rilisnya 20 November 2017 lalu.

Jamal yang tidak lain adalah pengelola Taman Literasi dan Rumah Sastra Boltim, di Desa Buyat, Kecamatan Kotabunan mengungkapkan, pihaknya sudah menyurat dan bertemu dua kali dengan Kepala Dinas Perputakaan dan Kearsipan Daerah Julius Pelealu, untuk menawarkan kerja sama dalam kegiatan ‘Mobaca Bo Mo Sanang”, yang dilaksanakan di Desa Buyat pada tanggal 18-19 November.

Pihaknya meminta bantuan agar Dinas Perpustakaan menyediakan bahan bacaan selama dua hari kegiatan Membaca Massal. Dan, saat menerima surat dari panitia kegiatan, kadis menyatakan kesediaan dan akan mengutus stafnya untuk membawa buku dan menjaga stand baca.

“Setelah dua hari setelah memasukkan surat yaitu tanggal 16 November, kami datang lagi untuk mengkonfirmasi langsung. Saat itu, kadis sampaikan akan menugaskan staf ke sana, dan Dinas Perpustakaan pasti mengirim buku. Esoknya tanggal 17, kami datang lagi ke dinas untuk memastikan staf yang akan membawa buku ke Buyat. Tapi, saat itu kadis sudah ke luar dari kantor, dan belum ada staf yang ditunjuknya untuk menangani kegiatan ini,” ungkap Jamal.

Sehingga itu, Jamal berkesimpulan bahwa Kadis Perpustakaan mangkir dari janjinya untuk menyediakan bahan bacaan dalam kegiatan Membaca Massal di Desa Buyat. Padahal kegiatan yang diadakan di Rumah Sastra tersebut adalah inisiatif masyarakat untuk menumbuhkan minat baca, dalam menyukseskan Program Gerakan Literasi Nasional dari Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi).

“Kami sangat menyangkan sikap Kepala Dinas Perpustakaan, yang kontraproduktif dengan Gerakan Nasional ini. Saya harap pak Bupati dapat mengevaluasi kinerja kadis seperti ini,” imbuhnya.

Sementara itu, upaya konfirmasi kepada Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Boltim Julius Pelealu, hingga berita ini dipublis masih belum berhasil.

Beberapa kali dihubungi di nomor handpon 08124456xxxx, selalu dalam keadaan sibuk.(**)

Loading...

Leave A Reply

Your email address will not be published.