BERITA BOLMONG RAYA

Terkait Dugaan Pungli, Penyidik Polres Bolmong Mulai Periksa Pemilik Toko

Dugaan Kasus Pungutan Liar (Pungli) yang dilakukan oleh beberapa oknum di Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop -UKM) Kota Kotamobagu terus diseriusi oleh Polres Bolmong

445

BOLMORA, HUKRIM – Dugaan Kasus Pungutan Liar (Pungli) yang dilakukan oleh beberapa oknum di Dinas Perdagangan Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disdagkop -UKM) Kota Kotamobagu terus diseriusi oleh Polres Bolmong.

Setelah Senin (13/11/2017) pekan lalu, melakukan pemeriksaan kepada sejumlah Aparatur sipil Negara (ASN) di instansi tersebut, Senin (20/11/2017) siang tadi, giliran beberapa pemilik toko dimintai keterangan oleh penyidik Polres Bolmong.

Pantauan BOLMORA.COM, tampak sejumlah pemilik toko yang berada di jalan Kartini Kotamobagu mulai diperiksa di ruangan Unit IV Tipidkor Polres Bolmong.

“Agenda hari ini adalah pemeriksaan saksi-saksi. Kami memanggil ke-11 pemilik toko,” ujar Kapolres Bolmong melalui Kasat Reskrim AKP Hanny Lukas.

Menurutnya, tahapan pemeriksaan serta klarifikasi terus dilanjutkan.

“Kita terus mengumpulkan keterangan dan bukti-bukti dari saksi. Sesudah lengkap baru kita naikkan ke tahap berikutnya,” terang Hanny.

Diketahui, sebanyak 11 orang pemilik toko yang dipimpin oleh Naim Aljufri melaporkan DiIsdagkopUKM, lantaran diduga melakukan pungli kepada mereka.

Dari 11 toko yang dimintakan retribusi, mereka menyetor Rp750.000 per bulan. Sementara kalau disesuaikan dengan Perda hanya kisaran Rp250 ribu per bulan.(me2t)

Loading...

Leave A Reply

Your email address will not be published.