BERITA BOLMONG RAYA

OTT Ketua PT Sulut dan Anggota DPR RI Terkait Dugaan “Suap” Kasus Korupsi?

OTT Hakim Pengadilan Tinggi Sulut itu terkait dugaan 'suap' kasus korupsi.

167

BOLMORA, NASIONAL – Tim Satuan Tugas (Satgas) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Sulawesi Utara (Suluit) berinisial S.

Dari informasi yang diperoleh tim BOLMORA.COM di Manado, OTT Hakim PT Sulut itu terkait dugaan ‘suap’ kasus korupsi. Pasalnya, pada tingkat pertama di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Manado, kasus itu sudah terbukti bersalah. Namun, tersangka kasus mengajukan banding, dan dijanjikan vonis bebas di PT Sulut.

“Ya, ini terkait perkara di PN Tipikor, Manado. Dalam kasus tersebut tersangka terbukti bersalah, tapi di PT akan diputus bebas,” kata sumber terpercaya, Sabtu (7/10/2017) siang tadi.

Sebagaimana dikutip dari Jawapos.com, OTT Tim Satgas KPK berawal di Jakarta, Jumat (6/10/2017) malam, dan langsung melakukan pengembangan ke Manado, Sabtu (7/10/2017) pagi tadi.

Dalam OTT tersebut, ada lima orang berhasil diciduk. Dua di antaranya, yaitu Ketua Pengadilan Tinggi Sulut berinisial S, serta seorang Anggota DPR RI dari Fraksi Golkar berinisial AAM.

“Benar anggota DPR RI dari Fraksi Golkar itu berasal dari dapil Sulut,” ungkap sumber.

Saat ini mereka sudah menjalani pemeriksaan awal. Hingga berita ini dipublis, belum diketahui berapa jumlah uang yang diamankan bersama Ketua PT Sulut dan anggota DPR Ri itu.

Sementara itu, dikutip dari CNNIndonesia.com, Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan, tak membantah mengenai OTT yang dilakukan pihaknya. Ia menerangkan, OTT itu melibatkan penegak hukum dan politisi.

“KPK juga berkoordinasi dengan MA. Ini salah satu hasil kerja sama KPK dengan MA,” ujarnya, melalui pesan singkat kepada wartawan.(**)

Loading...

Leave A Reply

Your email address will not be published.