BERITA BOLMONG RAYA

Bupati Hadiri Upacara HUT ke-53 Sulut, Kabag Humas Bolmut Komandan Upacara

Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol Kabupaten Bolmut Khristanto Nani, didaulat sebagai Komandan Upacara

155

BOLMORA, MANADO – Bupati Kabupaten Bolmut Depri Pontoh, menghadiri upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-53 Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) Tahun 2017,  yang dipusatkan di Lapangan Koni, Manado, Sabtu (23/9/2017) kemarin. Sementara, Kepala Bagian (Kabag) Humas dan Protokol Kabupaten Bolmut Khristanto Nani, didaulat sebagai Komandan Upacara.

Kepala Bagian Humas dan Protokoler Pemkab Bolmut didaulat sebagai komandan upacara pada peringatan HUT ke-53 Provinsi Sulut

Gubernur Sulut Olly Dondokambey, yang bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup),  dalam sambutannya mengajak seluruh pemerintah kabupaten dan kota serta masyarakat Sulut, untuk tidak membeda-bedakan suku, ras dan agama.

“Mari kita selalu bersinergi, bergotong-royong, bersatu-padu, bekerja sama serta bersepakat menjalin persatuan dan kebersamaan, guna menyelesaikan persoalan demi terwujudnya Sulawesi Utara berdikari dalam ekonomi, berdaulat dalam politik dan berkepribadian dalam budaya,” imbuhnya.

Terkait pembangunan di bidang ekonomi, tap bisa dimungkiri saat ini  pertumbuhan ekonomi Sulut melaju dengan cepat. Yang mana pada triwulan I tahun 2017 sebesar 6,43 persen, lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi nasional sebesar 5,01 persen. Inflasi pun dapat dipertahankan pada level satu digit, yaitu pada angka 3,59 persen.

“Di samping itu, untuk sektor investasi, total realisasi investasi periode Januari sampai Juni 2017 mencapai Rp2,86 triliun (PMA Rp2,5 triliun dan PMDN Rp319 Miliar. Pencapaian ini 114,4 persen lebih besar dari target RPJMD Sulut sebesar Rp2,5 triliun, melalui investasi pada sektor pariwisata, energi dan pertambangan,” urai Olly.

Sehingga, tren pertumbuhan ekonomi Sulut yang positif ini juga telah mampu menurunkan angka pengangguran. Hal ini terlihat dari angka pengangguran di Provinsi Sulut, yang pada tahun 2017 sebesar 6,12 persen turun dibandingkan keadaan pada tahun 2016 sebesar 7,82 persen. Sementara, tingkat kemiskinan di Sulut pada tahun 2017 sebesar 8,1 persen, turun dibandingkan keadaan pada tahun 2016 sebesar 8,98 persen.

“Sejauh ini, angka kemiskinan di Sulut lebih rendah jika dibandingkan dengan nasional yang mencapai 10,64 persen,” ungkapnya.

Adapun pembangunan terkait dengan stabilitas politik dan keamanan di Sulut, juga terus mengalami kemajuan. Ini terbukti Sulut sebagai barometer kerukunan di Indonesia. Bahkan BPS merilis data tingkat kebahagian masyarakat Sulut mencapai 73,69 atau tertinggi ketiga secara nasional.

“Masyarakat Sulut merasa bahagia tinggal, hidup dan bekerja di wilayah ini. Begitu juga di tingkat demokrasi, Sulut mampu mencapai indeks demokrasi sebesar 76,34 persen, jauh melebihi angka indeks demokrasi Indonesia yang berada pada angka 70,09 persen,” kata bendahara umum PDIP puasta ini.

Keadaan positif juga tercapai di bidang kesehatan. Yang mana, jumlah balita gizi buruk pada semester pertama 2017 ini turun hingga 0,007 persen. Diikuti jumlah kematian ibu yang turun sebesar 4,1 persen, dan angka harapan hidup yang mencapai 70,9 tahun.

Usai Upacara, kegiatan dilanjutkan dengan Rapat Paripurna DPRD Provinsi Sulut yang bertempat di ruang rapat kantor DPRD  Provinsi Sulut, yang berada Kairagi Manado.

Sebelumnya, Ketua DPRD Sulut Andrei Angouw, yang memimpin langsung rapat paripurna tersebut, mengapresiasi seluruh masyarakat yang turut bekerja membangun, bergotong royong mewujudkan cita-cita Provinsi Sulut.

“Diharapkan peringatan HUT ke 53 ini mampu memperkuat persatuan, semakin mempererat tali persaudaraan dan kebersamaan serta melakukan yang terbaik untuk daerah,” ucap Andrei.(**)

Loading...

Leave A Reply

Your email address will not be published.