41 Anggota Parlemen Tebar Boikot Pelantikan Donald Trump

0
100
41 Anggota Parlemen Tebar Boikot Pelantikan Donald Trump
Keith Ellison, anggota Kongres dan Presiden Terpilih Amerika Serikat Donald Trump

BOLMORA, WASHINGTON D.C – Rencana pelantikan Presiden terpilih Amerika Serikat terpilih Donald Trump, yang dijadwalkan Jumat (20/1/2017) pekan ini, diwarnai boikot. Pemboikotan rencana pelantikan ditebar anggota parlemen dari Partai Demokrat, semakin meluas.

Dilaporkan The Washington Post, Selasa (17/1/2017), sedikitnya 41 anggota Kongres menolak hadir dalam pelantikan yang rencananya dilangsungkan di Gedung Capitol Hill itu. Bahkan, jumlah pemboikot bertambah banyak setelah Trump merisak pejuang hak warga kulit hitam sekaligus anggota Kongres asal Georgia John Lewis, melalui akun Twitter, pada Sabtu pekan lalu.

“Saya tidak akan merayakan kemenangan pria yang menyebabkan perpecahan dan kebencian. Saya tidak akan menghadiri pelantikan Donald Trump,” kicau Keith Ellison, anggota Kongres sekaligus salah satu calon Ketua Partai Demokrat.

Sementara itu, anggota Kongres Demokrat dari California Maxine Waters, menegaskan menolak hadir karena hanya akan membuang waktunya untuk menghadiri pelantikan Trump.

“Saya tidak mau menghadiri acara di mana ada Donald Trump di dalamnya,” ucap Waters di Twitter.

Dalam pernyataannya di Twitter Sabtu lalu, Trump menulis:

“Lewis hanya bicara, bicara, bicara. Dia seharusnya fokus pada kejahatan dan pembakaran di wilayahnya,” katanya.

Pernyataan Trump itu sebagai balasan atas pernyataan Lewis yang menilai bahwa, terpilihnya Trump sebagai Presiden tidak sah karena ada dugaan keterlibatan Rusia dalam pemenangannya.

Lewis dalam wawancara dengan NBC News, pada Ahad lalu menegaskan akan memboikot pelantikan Trump. Lewis merupakan salah satu aktivis persamaan hak kulit hitam Amerika Serikat sejak tahun 1960-an.

Bersama mendiang Martin Luther King, Lewis turut serta dalam pawai legendaris di Jembatan Edmund Pettus, Selma, Alabama pada 1965. Dalam peristiwa bersejarah tersebut, polisi negara bagian secara brutal memukuli dan menangkap para demonstran.

Tim BOLMORA.COM

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here