Bupati Iskandar Kamaru Buka Bimtek Barjas kepada Pemdes se-Kabupaten Bolsel

0
458
Bupati Iskandar Kamaru Buka Bimtek Barjas kepada Pemdes se-Kabupaten Bolsel
Bupati Iskandar Kamaru saat membuka kegiatan Bimtek Berjas
Advertisement

BOLMORA.COM, ADVERTORIAL – Bupati Bolsel Iskandar Kamaru, S.Pt, secara resmi membuka kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengadaan Barang dan Jasa (Barjas) bagi Pemerintah Desa (Pemdes) se-Kabupaten Bolsel Tahun 2021, yang bertempat di Hotel Swissbell Manado, Senin (6/12/2021).

Suasana pembukaan kegiatan Bimtek

Dalam arahannya, Bupati mengatakan bahwa, pengadaan Barjas di desa perlu mendapatkan perhatian yang lebih, karena mengunakan Anggaran Negara melalui APBDes.

“Adanya Bimtek ini semoga dapat meningkatkan kapasitas SDM aparat di desa, sehingga mampu mengelola Dana Desa dengan baik, khusus pada program pengadaan barang dan jasa di desa,” ujarnya.

Penyematan kartu peserta kepada perwakilan dalam kegiatan Bimtek

Lanjutnya, LKPP pun telah beberapa kali membuat regulasi terkait hal ini, yang terbaru adalah Peraturan Lembaga Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pedoman Penyusunan Tata Cara Pengadaan Barjas di Desa.

“Pengadaan barang dan jasa di desa harus diimbangi dengan kemampuan SDM yang handal yang memahami betul mengenai aturan pengadan barjas di desa,” tegasnya.

Oleh karenanya, Kamaru berharap bagi peserta agar dapat mengikuti serta proaktif selama menerima materi.

“Terutama pada materi terkait pedoman tata cara pengadaan barang dan jasa serta regulasi yang mengaturnya. Saya harap para peserta dapat memahami itu,” ungkap bupati.

Foto bersama bupati dan para peserta Bimtek

Sementara itu, Kepala DPMD Bolsel Ekafrie Van Gobel, selaku pihak pengagas Bimtek tersebut menyampaikan, kegiatan tersebut akan dilaksanakan dalam dua gelombang.

“Bolsel ada 81 desa, jadi bimtek ini kita buat dua gelombang, dimulai sejak hari ini 6 Desember sampai 9 Desember 2021,” imbuhnya.

Dikatakan, tujuan dari Bimtek tersebut pun jelas untuk meningkatkan kapasitas, pengetahuan dan kemampuan aparat desa dalam hal pengelolaan Dandes terutama pada Pengadaan Barjas.

“Sehingga tidak ada lagi kesalahan saat melaksanakan program pengadaan barang dan jasa di desa,” pungkasnya.

(Advertorial/Nanda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here