Site icon Bolmora.com

Reses di Desa Poyowa Besar 1, Ini Aspirasi yang Diterima Anggota DPD RI Cherish Harriete Mokoagow

Reses di Desa Poyowa Besar 1, Ini Aspirasi yang Diterima Anggota DPD RI Cherish Harriete Mokoagow

Kegiatan reses oleh Anggot DPD RI Cherish Harriete Mokoagow

BOLMORA.COM, POLITIK – Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI peraih suara terbanyak daerah pemilihan (dapil) Sulawesi Utara (Sulut) Cherish Harriete Mokoagow (CHM) melakukan reses di Desa Poyowa Besar 1, Kecamatan Kotamobagu Selatan, Kota Kotamobagu, Sulut, Kamis (19/12/2019).

Pantauan Bolmora.com, ratusan warga menyambut kedatangan Cherish dan langsung menyalurkan aspirasi mereka saat sesi tanya jawab.  

Seperti yang diutarakan oleh Gujali Gilalom. Dirinya meminta agar Cherish bisa memperjuangkan pembangunan Stadion Gelora Ambang Kota Kotamobagu. 

“Kami harap Stadion Gelora Ambang bisa diperjuangkan oleh Cherish untuk dibangun kembali karena sudah terbengkalai. Stadion ini bisa menjadi tempat bagi warga Kota Kotamobagu khususnya untuk berolahraga sekaligus menjadi tempat latihan bagi putra dan putri di Kotamobagu untuk meraih prestasi,” ujar Gujali. 

Lain halnya dengan Maklum Paputungan yang juga merupakan salah satu anggota Lembaga Adat Desa Poyowa Besar 1. Maklum berharap agar Cherish memperjuangkan revitalisasi kegiatan Lembaga Adat.

“Proposalnya sudah kita kirimkan ke Kementerian Pariwisata dan Kebudayaan sejak bulan Januari 2019 tapi sampai sekarang belum ada kejelasan,” ungkap Maklum.

Menanggapi hal tersebut, gadis cantik yang berada di Komite lV DPD RI tersebut berjanji akan mengkomunikasikan aspirasi masyarakat ini kepada pihak terkait.

“Untuk persoalan Stadion Gelora Ambang, pertama akan saya komunikasikan dahulu dengan pemerintah daerah yakni Pemkot Kotamobagu perihal pembangunannya. Selanjutnya aspirasi ini akan saya bawa ke pemerintah pusat. Untuk revitalisasi Lembaga Adat, nanti akan dikomunikasikan dengan anggota DPD RI Dapil Sulut lainnya yakni Maya Rumantir karena beliau di Komite lll yang berhubungan langsung dengan Dirjen Pariwisata dan Kebudayaan,” terang Cherish.

(Me2t)

Exit mobile version