Ini Penjelasan Kades Lanut Terkait Klaim Lokasi ‘Strep’ yang Diduduki Johni Roring

0
1122
Lokasi Tambang Emas 'Strep' Desa Lanud

BOLMORA.COM, BOLTIM — Terkait adanya klaim dari Yeni Kumakaw (60) atas lahan tambang emas di lokasi ‘Strep‘ Dusun III, Desa Lanut Kabupaten Bolmong Timur (Boltim), Kepala Desa Lanut, Donal Mumek menerangkan bahwa persoalan antara Yeni Kumakaw dan Johni Roring sebelumnya sudah pernah dilakukan upaya mediasi oleh Pemerintah Desa Lanut.

Namun sayangnya upaya yang dilakukan Pemerintah Desa Lanut tidak berlanjut, karena pihak John Roring dinilai telah mengantongi surat kepemilikan lahan.

“Persoalannya, antara tante Yeni dan om John sudah beberapa kali hendak dipertemukan, tapi belum ta baku dapa, ” ujar kades, dengan logat Manado saat dihubungi via handphonenya. Senin 2 Desember 2019

Kades juga menjelaskan, bahwa beberapa bulan lalu Ia sempat membawa pihak Yeni Kumakaw turun ke lokasi yang telah diduduki oleh Johni Roring, sebagai bentuk upaya mempertemukan kedua belah pihak. Tapi upaya itu malah jadi bumerang, dan dilaporkan oleh Johni Roring ke Polsek Modayag karena merasa keberatan.

“Atas kejadian itu, saya dan Kepala Dusun III bahkan dilaporkan oleh om John Roring ke Polsek Modayag untuk dimintai keterangan. Om John merasa keberatan karena memberikan keluasan kepada tante Yeni yang masuk kelahan tersebut, ” terang Sangadi (sebutan Kades) Donal.

Kemudian saat berada di Polsek, Sangadi pun langsung mempertanyakan keabsahan surat-surat kepemilikan lahan yang telah diduduki oleh Johni Roring.

“Saya minta ditunjukan surat-surat kepemilikan om John karena telah melapor kami, ” tegas Sangadi saat menghadap panggilan dari Kapolsek Modayag, sekitar dua bulan lalu.

Saat diminta untuk menunjukan bukti sah, lanjut Sangadi, John Roring langsung memperlihatkan dokumen surat-surat kepemilikan lahan berupa surat SKPT

“Kebetulan om John Roring membawa dokumen kepemilikan lahan, dan ternyata lahan tersebut sudah memiliki surat berupa Surat Keterangan Pendaftaran Tanah (SKPT), atas nama John Roring, yang dikeluarkan oleh Sangadi sebelumnya, ” jelas Sangadi Donal.

Lanjut Sangadi, “mengenai klaim Yeni Kumakaw terhadap lahan tersebut, persoalannya Ia tidak memiliki pegangan kuat, walaupun ada cerita lain dibalik itu. Dan langkah apa yang akan diambil tante Yeni itu adalah haknya, tapi yang jelas om John memiliki pegangan surat SKPT atas namanya, ” imbuh Sangadi.

Sayangnya, saat disinggung mengenai kebenaran tentang pemilik awal yang sebelumnya dikuasai oleh ibu Marie Kumakaw, Sangadi Donal belum mengetahui persis tentang asal usul lahan tersebut.

“Menurut keterangannya dorang seperti itu, tapi kita sebagai pemerintah desa hanya mengecek dokumen surat sebagai dasar kepemilikan, masalah benar atau salahnya itu ranahnya pengadilan, ” kelit Sangadi.

Di sisi lain, Yeni Kumakaw tetap yakin, lahan yang diduduki oleh John Roring adalah lahan miliknya, karena Ia beli dari Ibu Marie Kumakaw yang notabenenya masih saudara sepupu.

“Saya tahu persis sifat tante Advent (panggilan akrab Marie Kumakaw) Ia tidak mungkin menipu, dia masih saudara dekat saya, ” ungkap Yeni.

Bahkan menurut Yeni, Ibu Marie Kumakaw sudah memberikan surat kesaksian, yang membenarkan bahwa lahan tanah tersebut telah di jual kepadanya.

“Tante Advent sudah memberikan surat kesaksian, yang menyatakan kebenaran jual beli lahan yang berada di lokasi Strep pada tahun 1992, ” terang Yeni.

Berdasarkan surat itu, Yeni pun mengaku akan segera mengambil langkah hukum, agar persoalan ini diproses secepatnya. Namun Yeni belum bisa memastikan kapan laporan tersebut akan dilayangkan.

“Saya sedang mengumpulkan data-data yang akan menjadi dasar hukum, setelah rampung kita akan bikin laporan resmi, ” tutup Yeni.

(Wandy)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here