✨"Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur"

Bolmong

Program Litbang Bolmong Dinilai Bermasalah, LP3T Curiga Ada Permainan

BOLMORA, BOLMONG – Dua program kegiatan Kajian dan Pengembangan Kelembagaan Kelompok Usaha Petani Nira, dan Kajian Pengembangan Argo Industri Penyulingan Minyak Nilam dari Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kabupaten Bolmong dinilai bermasalah. Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) LP3 Totabuan, menilai dua program tersebut berbau gratifikasi dan mark-up anggaran.

Menurut Ketua LSM LP3 Totabuan David Wulur, melalui sekertarisnya Irawan Damopolii mengatakan, dari hasil investigasi tim kerjanya, sejumlah kegiatan diduga tidak sesuai mekanisme.

“Dari hasil investigasi dan informasi, kami mencurigai adanya dugaan kelompok tani fiktif dan permainan mark-up anggaran, serta bagi-bagi kue kepada sejumlah oknum pejabat tertentu,” kata Irawan, kepada BOLMORA.COM baru-baru ini.

Data yang diperoleh LP3T, pengadaan atau pembuatan alat rekayasa diduga tidak sesuai dengan plafon anggaran yang disediakan.

“Kami sudah mengkroscek dua kegiatan tersebut. Dan berdasarkan data yang kami peroleh, diduga ada kelompok fiktif. Anehnya alat rekayasa penyulingan yang seharusnya berada di rumah kelompok tani, tetapi justru berada di rumah oknum anggota DPRD,” jelas Irawan.

Kata dia, pihaknya sudah melakuikan konfirmasi terkait hal tersebut, melalui surat konfirmasi kepada Kepala Balitbangda Bolmong. Tapi sayangya, tidak ada jawaban.

“Ini kan jelas ada pelanggaran. Kalau tidak kenapa harus ditutup-tutupi,” imbunya.

Terpisah, Kepala Balitbangda Bolmong Maritje Marham, saat dikonfirmasi mengatakan bahwa kegiatan tersebut sama sekali tidak bermasalah. Ia membantah keras dugaan tersebut. Menurutnya, kegiatan dengan pagu anggaran Rp400 juta itu sudah sesuai aturan dan mekanisme yang berlaku.

“Program Balitbangda sama sekali tidak bermasalah. Kegiatan itu sudah sesuai dengan aturan main yang ada, dan tidak ada mark-up anggaran, apalagi upaya gratifikasi. Sama sekali tidak benar,” kelitnya.

Katanya, informasi tersebut hanyalah upaya orang-orang yang ingin menjatuhkan dirinya, bahkan jika memang ada hal yang menyimpang dalam kegiatan tersebut, dia menyarankan agar dilapor ke pihak yang berwajib.

“Menurut saya ada orang-orang iri yang ingin menjatuhkan saya, tetapi kegiatan tersebut merupakan bagian tugas dan tanggung jawab saya. Dan jika memang terdapat hal yang menyimpang, saya siap menghadapinya. Silahkan saja dilapor ke pihak berwajib,” tegas Marham.(wandy)

editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Back to top button