RKUD Pemkab Bolmong Berpindah ke Bank SulutGo

0
1181
Bupati Bolmong, Dra Yasti Soepredjo Mokoagow saat penandatanganan RKUD bersama Bank SulutGo

BOLMORA.COM, BOLMONG — Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolaang Mongondow (Bolmong) yang berada di Bank BNI kini telah berpindah ke Bank Sulutgo. 

Perpindahan penempatan RKUD ini secara resmi dilaksanakan setelah ditandatanganinya Memorandum of Understand (MoU) dan Perjanjian Kerja Sama (PKS) RKUD Pemkab Bolmong dengan Bank Sulutgo yang dilakukan oleh Bupati Bolmong, Dra Yasti Soepredjo Mokoagow bersama dengan Direktur Utama (Dirut) Bank Sulutgo, Jeffry Dendeng dan disaksikan oleh Bendahara Umum Daerah (BUD) Pemkab Bolmong, Rio Lombone serta Kepala Cabang Bank Sulutgo Cabang Lolak, Kamaludin Zees. di Hotel Grand Puri, Manado, Kamis 19 November 2020

Bupati Bolmong, Dra Yasti Soepredjo Mokoagow dalam sambutannya kembali menegaskan jika dirinya selaku Bupati hanya sebagai problem solver terhadap rakyat Bolmong. Dimana, PKS dengan Bank Sulutgo harus memberi dampak kepada masyarakat.

Dampak kepada masyarakat yang dimaksudkan Bupati Yasti mulai dari perekrutan dan penempatan anak-anak Bolmong di dalam Bank Sulutgo, dan pelayanan tabungan kepada masyarakat Bolmong dengan biaya yang sepadan dengan besaran bunga pendapatan nasabah masyarakat Bolmong.

“Saya harapkan betul perjanjian kerjasama ini akan memberikan manfaat sebesar-besarnya untuk rakyat yang ada di Bolmong, lebih khususnya kepada Bank Sulutgo dan Pemkab Bolmong,” kata Bupati Yasti.

Di tempat yang sama Dirut Bank Sulutgo, Jeffry Dendeng dalam sambutannya mengungkapkan, penempatan RKUD dan deposito milik Pemkab Bolmong ke Bank Sulutgo merupakan momen yang dinantikan.

“Ini merupakan kebahagian, karena Pemkab Bolmong mempercayakan RKUD-nya kepada Bank Sulutgo,” ungkap Jeffry.

Dikatakannya juga, pihaknya siap merespon permintaan Pemkab Bolmong terkait dengan pelayanan.

“Mengingat lokasi Kabupaten Bolmong yang besar, diharapkan kita mendorong agar transaksi bisa sampai ke desa-desa. Oleh karena itu, kita akan coba menerapkan (aplikasi) Waktu Pandai. Kita tinggal menunggu persetujuan dari OJK dan daerah yang pertama akan kita terapkan adalah Kabupaten Bolmong,” tambah Jeffry.

(Agung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here