BOLMORA.COM, BOLMONG – Peningkatan penilaian pemerintahan Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) di bawah kepemimpinan Bupati Yasti Soepredjo Mokoagow dan Wakil Bupati Yanny Ronny Tuuk, mengalami peningkatan pesat terkait dengan Rencana Aksi (Renaksi) Koordinasi dan Supervisi Pencegahan (Korsupgah) oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) 2019. Hal tersebut dibuktikan dengan posisi Kabupaten Bolmong yang berada pada peringkat pertama dari 15 kabupaten/kota se-Sulawesi Utara (Sulut).
Sekretaris Daerah (Sekda) Tahlis Gallang mengungkapkan, penilaian tersebut menjadi salah satu indikator penilaian pencegahan korupsi membaik di daerah.
“Kita bersyukur karena tahun ini kita memperoleh peringkat pertama,” ungkapnya, Kamis (21/11/2019).
Dia menerangkan, langkah-langkah penilaian yang dilakukan melalui sistem informasi Koordinasi dan Supervisi Pencegahan korupsi di daerah dilakukan dengan objektif sesuai dengan penilaian langsung KPK belum lama ini. Secara langsung merujuk pada pengelolaan keuangan daerah yang taat asas dan taat aturan.
“Hasil yang diperoleh ini merupakan kerja keras bersama dari Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) yang memberikan pengelolaan keuangan yang baik. Terlebih juga upaya dukungan yang baik dari Ibu Bupati dan Wakil Bupati,” beber Tahlis.
Meskipun demikian, Tahlis berharap ini bisa menjadi motivasi kembali bagi daerah dalam mengembangkan pengelolaan keuangan yang baik sesuai dengan ketentuan hukum negara yang berlaku.
“Mudah-mudahan ini menjadi pemicu dan semangat untuk mengembangkan pengelolaan keuangan daerah sesuai aturan yang berlaku,” tutup Sekda penghobi Mancing ini.
(Tim Redaksi)
