Permintaan Penurunan Passing Grade, Wali Kota Kotamobagu Masih Tunggu Keputusan Pansel
BOLMORA, KOTAMOBAGU – Persoalan passing grade ujian Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018 yang dianggap terlalu tinggi membuat Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara, langsung menemui Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi MenPAN-RB beberapa waktu lalu.
Saat diwawancarai awak media, Senin (12/11/2018), setelah selesai melaksanakan paripurna di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Kotamobagu, Wali Kota mengatakan keputusan penurunan passing grade masih menunggu keputusan dari Panitia seleksi (Pansel) CPNS 2018.
“Khusus di Jakarta dan beberapa daerah di Pulau Jawa kuotanya terisi semua, di daerah kita khususnya Indonesia bagian Timur berarti ada masalah Sumber Daya Manusia (SDM),” ungkap Tatong.
Video Wawancara Wali Kota Kotamobagu
Menurutnya, dengan adanya hal tersebut maka saat ini keputusan berada di tangan Pansel.
“Pansel CPNS terdiri dari 18 Universitas, KPK, Kepolisian, Kejaksaan yang diketuai oleh pak Muldoko. Menunggu keputusan ini, kita bersama Bupati-bupati lainnya di Indonesia Timur mengusulkan agar passing grade diturunkan atau di rangking agar kuota CPNS di daerah masing-masing bisa terpenuhi,” ujar Tatong.
Dia menambahkan, saat ini tinggal menunggu kebijakan dari Pansel.
“Kalau berbicara kebijakan pasti berbicara undang-undang dan yang di khususkan oleh undang-undang hanyalah Papua. Kita tunggu saja keputusannya,” imbuhnya.
(me2t)



