Site icon Bolmora.com

Kampanye Dialogis di Tanoyan Selatan, Herson Beri Pencerahan agar Masyarakat Tidak Pilih Kucing dalam Karung

Foto bersama Hi Herson Mayulu, dan ribuan masyarakat Tanoyan Bersatu

BOLMORA, POLITIK – Hi Herson Mayulu, mengajak masyarakat agar memilih Calon Anggota Legislatif (Caleg) yang benar-benar diketahui dan bisa diandalkan. Hal tersebut disampaikan pada orasi politiknya saat menghadiri kampanye dialogis Calon Anggota DPRD Kabupaten, DPRD Provinsi, dan DPR RI Periode 2018-2024, yang dilangsungkan di Desa Tanoyan Selatan, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong), Senin (5/11/2018).

“Tahun ini kita sudah memasuki tahun politik. Tahun politik ini bukan mengajak masyarkat untuk saling bernatem, atau saling memanaskan suasana, bukan itu maksudnya. Tahun politik dimulai dengan kegiatan seperti ini, perkenalan para Caleg kepada masyarakat. Agar masyarakat benar-benar mengetahui siapa Caleg yang harus dipilih, bukan memilih kucing dalam karung,” imbuhnya.

Dijelaskan, Pemilihan Umum (Pemilu) kali ini yang akan dilaksanaan pada bulan April 2019 nanti, agak berbeda dengan pelaksanaan Pemilu yang lalu. Pemilu kali ini, masyarakat akan berpesta, dalam hal pesta demokarsi untuk memilih Presiden, yang kedua memilih anggota DPR RI, yang ketiga memilih anggota DPD RI, yang keempat memilih anggota DPRD Provinsi, dan yang kelima memilih anggota DPRD kabupaten/kota.

“Ini yang harus dijelaskan kepada masyarakat. Terutama kepada tokoh-tokoh masyarakat, untuk kemudian disampaikan kepada seluruh lapisan masyarakat,” ujar Caleg DPR RI Nomor urut 2 dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) peroide 2019-2024.

Herson yang dikenal sebagai tokoh toleransi antar umat beragama ini, juga memaparkan bagaimana cara masyarakat memilih ketika sudah berada di bilik suara. Yang mana, dalam Pemilu nanti masyarakat akan mendapatkan lima surat suara, masing-masing surat suara untuk memilih Presiden dan Wakil Presiden, anggota DPR RI, anggota DPD RI, anggota DPRD Provinsi dan surat suara untuk memilih anggota DPRD kabupaten/kota.

“Nanti, surat suara itu akan saling berbeda warna. Kita tunggu ketetapan dari KPU seperti warna-warna surat suara itu, supaya masyarakat tidak bingung,” katanya.

Selanjutnya, Ketua LPTQ Provinsi Sulut ini mengingatkan agar masyarakat jangan mau diintimidasi oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab.

“Namanya ini pesta demokrasi, pertanya rakyat, maka rakyat harus diberikan hak penuh untuk menentukan pilihannya. Tidak boleh ada intimidasi, tidak boleh ada tekanan, tidak boleh ada ancaman dari siapapun. Hak berhak menuntut ketika ada intimidasi dari pihak manapun. Demokrasi itu adalah kedaulatan rakyat. Rakyat harus diberi hak untuk memilih siapa Caleg dipilh untuk mewakili representasi rakyat  di gedung parlemen nanti,” pungkas H2M, singkatan nama dari Hi Herson Mayulu, yang disambut aplaus tepuk tangan dari ribuan masyarakat Tanoyan Bersatu.

Kampanye dialogis yang dihadiri ribuan masyarakat dan simpatisan di Desa Tanoyan bersatu itu, turut dihadiri oleh Caleg DPRD Kabupaten Bolmong Dapil 4, yakni Mas’ud Lauma (Nomor Urut 1) dan Muhar Laute (Nomor urut 2), serta tiga Caleg DPRD Provinsi masing-masing Norma Makalalg, Hasni Wantasen, dan Aria Sukma Mallah.

(gnm)          

Exit mobile version