Kapolres Boltim Irup Apel Peringatan Hari Santri 2021

0
346
Kapolres Boltim Irup Apel Peringatan Hari Santri 2021
Peringatan hari Santri di Kabupaten Bolaang Mongondow Timur
Advertisement

BOLMORA.COM, BOLTIM – Kepala Kepolisian Resort (Kapolres) Bolaang Mongondow Timur (Boltim) AKBP Irham Halid SIK, menjadi Inspektur upacara (Irup) dalam peringatan Hari Santri yang dilaksanakan di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boltim, Jum’at (22/10/2021).

Dalam sambutan Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas yang dibacakan Kapolres,
Presiden Joko Widodo melalui Keputusan Presiden Nomor 22Tahun 2015 telah menetapkan tanggal22 Oktober sebagai Hari Santri. Penetapan 22 Oktober merujuk pada tercetusnya “Resolusi Jihad” yang berisi fatwa kewajiban berjihad demi mempertahankan kemerdekaan lndonesia.

“Resolusi Jihad ini kemudian melahirkan peristiwa heroik tanggal 10 Nopember 1945 yang kita diperingati sebagai Hari Pahlawan.
Sejak ditetapkan pada tahun 2415, setiap tahun kita rutin menyelenggarakan peringatan Hari Santri dengan tema yang berbeda.
Untuk peringatan Hari Santri Tahun 2021 ini mengangkat tema Santri Siaga Jiwa Raga,” ujar AKBP Irham.

Lanjutnya, maksud tema Santri Siaga Jiwa Raga adalah bentuk pernyataan sikap santri lndonesia agar selalu siap siaga menyerahkan jiwa dan raga untuk membela tanah air, mempertahankan persatuan lndonesia, dan mewujudkan perdamaian dunia.

“Siaga Jiwa berarti santri tidak lengah menjaga kesucian hati dan
akhlak, berpegang teguh pada akidah, nilai, dan ajaran lslam rahmatan lil’alamin serta tradisi luhur bangsa lndonesia,” lanjut AKBP Irham.

Saat diwawancarai Bolmora.com perihal perayaan hari Santri tahun 2021 ini, AKBP Irham berharap agar seluruh Santri di yang ada di Kabupaten Boltim bisa mengamalkan apa yang menjadi syari’at agama.

“Saya berharap para Santri bisa mengamalkan apa yang menjadi syari’at agama, dan juga harapan ulama dan umara. Apa yang diajarkan para kyai, nyai atau ustazah di pesantren, kami harapkan Insya Allah dapat dipahami dan diamalkan para santri sekalian,” harapnya.

Pun demikian juga dengan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Boltim Ahmad Sholeh, M.Pd. Dirinya berpesan agar para Santri yang berada di Boltim untuk terus belajar.

“Tidak ada kata lain kecuali Santri harus tetap belajar, karena tanggung jawab Santri sungguh besar, tidak hanya menuntut ilmu tetapi juga punya komitmen tinggi atas keutuhan bangsa dan negara Indonesia. Bangsa ini sangat pluralismepluralisme dan itu harus kita rawat dan kita jaga dengan mengedepankan sikap moderasi beragama,” ujar Ahmad.

Sementara itu, pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Miftahul Khoir Tebuireng 7 Buyat Ustadz Abdul Rahman Modeong mengungkapkan, dalam kegiatan ini pihaknya mengikutsertakan 86 Santri.

“Jumlah Santri di Pondok Pesantren Tebuireng 7 Buyat 105 orang namun dalam kegiatan ini kami hanya mengikutsertakan 86 Santri mengingat kita masih dalam masa pandemi Covid-19. Insya Allah peringatan hari Santri tahun depan kita sudah bebas dari covid-19, sehingga bisa menghadirkan lebih banyak santri dan perayaannya semakin meriah,” ungkapnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini antara lain anggota DPRD Boltim, Bagian Kesra Boltim, Camat Tutuyan, GP Ansor Boltim dan undangan lainnya.

(RG)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here