Kasus Cabul Masih Mendominasi di Kabupaten Bolmong

0
298
Kadis DP3A Bolmong Farida Mooduto saat membuka kegiatan Penguatan dan pengembangan lembaga penyedia layanan peningkatan kualitas hidup anak kewenangan kabupaten kota
Advertisement

BOLMORA.COM, BOLMONG – Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) mencatat kasus cabul mendominasi dan masih menjadi masaalah serius di kabupaten tersebut.

“Ada 75 kasus yang masuk di DP3A Bolmong, namun yang paling mendominasi adalah kasus cabul,” kata Kepala DP3A Farida Mooduto, saat sambutan di kegiatan Penguatan dan pengembangan lembaga penyedia layanan peningkatan kualitas hidup anak kewenangan kabupaten kota, Kamis (14/10/2021) di cafe Transit, Kelurahan Inobonto Satu.

Dikataknnya, dari 15 kabupaten dan kota di Sulut, Kabupaten Bolmong merupakan yang tertinggi mengoleksi kasus kekerasan pada anak dan perempuan

“Tapi ini wajar sebab Bolmong sangat luas di Sulut,” ungkap Farida.

Meski begitu Farida meyakini di tahun 2022, Kabupaten Bolmong harus kabupaten layak anak (KLA). Sebab, ini sudah sesuai dengan RPJMD lima tahun pemerintahan Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow dan Wakil Bupati Yani Rony Tuuk. “Jadi KLA ini bukan hanya tugas dari DP3A tapi tugas kita semua terutama pemerintah desa dan kecamatan untuk terlibat agar capaian kita KLA tahun 2022 akan terealisasi,” tutur Farida.

(Agung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here