Tim Pansus Pembahas Ranperda Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin DPRD Sulut Kunjungi Kota Kotamobagu

0
174
Tim Pansus Pembahas Ranperda Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin DPRD Sulut Kunjungi Kota Kotamobagu
Kunjungan Tim Pansus Pembahas Ranperda Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin DPRD Sulut di Kota Kotamobagu
Advertisement

BOLMORA.COM, SULUT –  Kamis (7/10/2021), Tim Panitia Khusus (Pansus) pembahas rancangan peraturan daerah (Ranperda) Bantuan Hukum Bagi Masyarakat Miskin Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), melakukan kunjungan kerja di Kota Kotamobagu.

Kunjungan yang dipimpin langsung Ketua Pansus Sandra S. Rondonuwu, bersama Wakil Ketua Pansus Alfian Bara beserta 5 anggotanya, diterima langsung oleh Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara, bertempat di rumah dinas.

Ketua Pansus Sandra S. Rondonuwu, kepada awak media mengungkapkan kunjungan tersebut berkaitan dengan Ranperda tentang Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin yang saat ini sedang digodok DPRD Provinsi Sulut.

“Kami datang ke Kota Kotamobagu untuk bertemu dengan wali kota, sekda, asisten dan Kabag Hukum. Kami ingin meminta hal yang sudah dilaksanakan di sini, dalam rangka finalisasi Ranperda yang saat ini sedang kami godok,” ungkapnya.

Menurut Sandra, Ranperda ini yang sangat penting karena bersentuhan langsung dengan kepentingan masyarakat.

“Sehingga itu harus terus diperdalam dengan mendatangi daerah-daerah untuk mengumpulkan aspirasi,” katanya.

Sandra mengakui bahwa Pemkot Kotamobagu sangat luar biasa, karena sudah memiliki Perda Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin.

“Ini sangat luar biasa, bahkan mungkin ini satu-satunya di Sulut. Dari sejumlah daerah yang kami datangi, baru di Kota Kotamobagu yang sudah ada Perda Bantuan Hukum bagi Masyarakat Miskin,” sebutnya.

Dikatakan, Perda ini adalah bentuk keberpihakan kepada masyarakat.

“Sungguh luar biasa apa yang ditunjukan oleh Pemkot Kotamobagu, terutama oleh ibu wali kota. Ada banyak hal yang kami diskusikan bersama, sehingga ini menjadi masukan bagi kami,” pungkas Sandra.

Sementarairu, Wali Kota Kotamobagu Tatong Bara, mengapreasi kinjungan yang dilakukan para anggota DPRD Provinsi Sulut itu.

“Alhamdulillah, di Kota Kotamobagu Perdanya sudah selesai dibentuk. Tentu ini harus ada tindak lanjut dan sinkronisasi serta kesamaan pandangan terhadap Perda ini. Agar Perda yang sekarang masih berbentuk rancangannya di provinsi, segera terealisasi,” ujarnya.

 (*/Gnm)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here