Jaga Tradisi Turun Temurun, Masyarakat Desa Tangagah Lakukan Mandi Safar

0
737
Jaga Tradisi Turun Temurun, Masyarakat Desa Tangagah Lakukan Mandi Safar
Masyarakat Desa Tangagah saat mandi safar
Advertisement

BOLMORA.COM, BOLSEL – Guna menjaga tradisi turun-temurun, masyarakat Desa Tangagah, Kecamatan Bolaang Uki, melaksanakan mandi safar. Tradisi ini dilakukan setiap bulan Safar, dalam penanggalan bulan Islam atau tahun hijriyah.

Kepala Desa Tangagah Rianti Laselo menyampaikan, tradisi mandi safar diawali dengan doa syukur bersama di bantaran sungai, kemudian dilanjutkan dengan mandi bersama di pantai. 

“Ritual ini dipercaya dapat menolak bala dan mendatangkan rezeki bagi yang melakukannya,” ujarnya. 

Dikatakan, pada tradisi mandi safar ini diikuti oleh seluruh masyarakat yang harus mandi, ataupun terkena air percikan sungai yang telah didoakan. 

“Ini sebagai ungkapan rasa syukur dan mengharapkan berkah dari Allah SWT. Inilah arti dari mandi safar,” ucap Rianti, Kamis (7/10/2021).

Menurutnya, selain melakukan doa bersama yang dipandu para imam dan tokoh adat setempat, masyarakat juga menggelar ritual mandi safar dan makan bersama dengan menu cita rasa khas tradisional.

“Makan bersama dan berbaur dengan masyarakat tanpa sekat merupakan ucapan syukur atas berkat yang diberikan bagi masyarakat,” ungkap dia. 

Katanya, mandi safar sudah menjadi tradisi masyarakat Desa Tangagah yang digelar setiap tahun.

“Sebagai pemerintah desa, kami sangat mendukung tradisi ini untuk dilaksanakan setiap tahun. Dalam menggelar tradisi ini, pemerintah desa bekerja sama dengan para tokoh agama, tokoh adat, dan tentunya masyarakat,” beber Rianti. 

(Nanda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here