Yasti Hadiri Peletakan Batu Pertama MAK Negeri Lolak

0
503
Yasti Hadiri Peletakan Batu Pertama MAK Negeri Lolak
Bupati Bolmong Yasti Soepredjo Mokoagow memberikan sambutan pada peletakan batu pertama MAK Negeri Lolak
Advertisement

BOLMORA.COM, BOLMONG – Bupati Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) Yasti Soepredjo Mokoagow nampak begitu semangat membenahi sektor pendidikan di Bolmong. Salah satu kebijakan yang diambil Yasti adalah memberikan lahan strategis untuk sektor pendidikan. Pemkab Bolmong menghibahkan lahan seluas 10 hektar untuk pembangunan Madrasah Aliyah Kejuruan Negeri (MAKN) di Desa Mongkoinit, Kecamatan Lolak. 

Hal ini nampak saat Bupati Yasti turut serta dalam peletakan batu pertama pembangunan MAKN, yang dihadiri Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementrian Agama (Kemenag) Sulawesi Utara (Sulut), Anwar Abubakar, serta Kepala Kemenag Bolmong Muhtar Bonde dan jajaran.

Kakanwil Kemenag Sulut Anwar Abubakar dalam sambutannya mengaku pembangunan MAKN tidak terlepas dari peran Bupati Yasti yang menghibahkan lahan seluas 10 hektare.

 “Kami berterima kasih karena Pemkab Bolmong menghibahkan 10 hektar, semoga ini menjadi amal jariyah ibu Bupati dan jajaran,”ucap Anwar Abubakar.

Anwar menyebut, pembangunan MAKN ini hanya dua di indonesia pertama di Provinsi Nusa Tenggara Timur dan kedua di Sulut tepatnya di Bolmong. 

“Saya berharap MAKN Bolmong akan menjadi unggulan di Indonesia,”kata dia.

Sebagai sekolah khusus yang hanya ada dua di Indonesia, Anwar juga berharap MAKN dapat berprestasi di tingkat nasional. Dirinya secara khusus berpesan agar MAKN meningkatkan kemampuan  berbahasa asing.

“Perkuat penguasaan bahasa Indonesia, Arab dan Inggris,” ujarnya. 

Sementara itu dalam sambutannya Bupati Yasti mengapresiasi Kemenag Sulut yang sudah  memberikan bantuan serta menghadirkan sarana dan prasarana pendidikan yang luar Kabupaten Bolmong.

“Tentu ini tak lepas dari tangan dingin dari bapak Kakanwil Kemenag Sulut sehingga MAKN yang bertaraf nasional ini bisa hadir di Bolmong,” terang Yasti.

Yasti menyebut, hadirnya MAKN di Bolmong merupakan semangat baru guna menunjang pendidikan yang menurutnya sangat penting.

“Sangat bagus, apalagi slogannya, Mantap dalam ilmu dan taqwa (Imtaq), unggul dalamIlmu Pengetahuan dan Teknologi (Iptek) dan Berkecakapan khusus. Nah 3 hal ini sangat dibutuhkan oleh anak-anak kita karena iq yang tinggi harus dibarengi dengan imtaq yang baik,” imbuhnya.

Yasti meyakini, 3 slogan tersebut akan menjadi nyata di MAKN Bolmong, ia pun saat itu juga langsung menginstruksikan Kadis pendidikan Bolmong untuk harus aktif berkomunikasi dengan Kepala MAKN.

“Dengan begitu, apapun hal-hal yang menyangkut pengembangan MAKN bisa dianggarkan melalui Disdik Bolmong, selain itu akses masuk ke sekolah ini juga akan kita benahi, itu pun akan menjadi prioritas nanti kita benahi,” ungkap Yasti. 

Selain itu,ia juga berharap agar Kemenag harus pula membangun Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) di Bolmong. 

“Karena di STAIN Kota Manado terbanyak orang mongondow yang sekolah disana, sementara daya tampungnya terbatas. Sehingga, perlu ada STAIN disini. Masalah lahan saya kasih, sehingga anak-anak kita tak perlu lagi jauh-jauh keluar kota untuk melanjutkan pendidikannya,” harap Yasti.

Menariknya Yasti juga meminta MAKN Bolmong menyediakan guru bahasa Cina. 

“Saya minta disediakan guru bahasa Cina untuk menyambut kawasan industri mongondow (Kimong),” katanya. 

Yasti menyebut, pihaknya sudah melakukan MOU dengan pemerintah Indonesia dan pemerintah Cina untuk pembangunan Kimong.  Nilai investasinya mencapai 150 Triliun menurut kurs dolar saat ini. 

“Kimong akan membutuhkan anak – anak dengan kecakapan khusus,” katanya. 

Dikatakan Yasti, Kimong nantinya tak hanya dimasuki investor Cina. Tapi juga Jepang dan Korea. “Industri yang dibangun adalah dari hulu dan hilir, jadi ini tantangan bagi kita,” kata dia. 

Turut hadir Kepala Kemenag Bolmong Mochtar Bonde, Kepala Dinas Pendidikan Bolmong Renty Mokoginta.

(Agung)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here