GBM Tak Kenal Lelah, Melibas Semua Rute Sejauh 60 Km

0
600
Komunitas GBM saat foto bersama.

BOLMORA.COM, BOLMUT — Pertama kalinya Komunitas Olahraga Gowes Bolmut Mania (GBM) yang dipimpin langsung oleh Ketua komunitas Rudini Masuara, bersepeda menempuh medan berat dengan jarak tempuh hingga puluhan kilometer. Tidak tanggung-tanggung kali ini GBM melibas jarak tempuh sejauh 60 Km.

Adapun Rute yang dipilih oleh GBM sejauh 60 KM pada hari ini Sabtu (10/10/2020) yakni dari Kecamatan Sangkub melintasi dan menaklukan beberapa tanjakan yang cukup tinggi seperti tanjakan Bohabak, tanjakan Binuanga, tanjakan Mokoditek, tanjakan Wakat dan tanjakan Tote dilalui. 

Kegiatan bersepeda ini pun finish di Kecamatan Kaidipang, tepatnya di destinasi wisata pantai batu pinagut.

Bersepeda yang dimulai pada pukul 05.30 Wita dini hari ini juga sempat mampir di beberapa destinasi wisata unggulan Kabupaten Bolmut seperti pantai bunga indah di Desa Bunong dan Kuhanga Kecamatan Bintauna, wisata mangrove di desa Binuanga Kecamatan Bolangitang Timur dan wisata kolam renang di desa Mokoditek Kecamatan Bolangitang Barat. Sampai di pantai batu pinagut pada pukul 11.45 wita.

Dari pantauan Bolmora.com seluruh anggota GBM tampak tak kenal lelah dalam melibas semua rute yang dilalui termasuk ketika bersepeda mendaki di kawasan tanjakan sembari menikmati suasana pedesaan.

“Selain olahraga dan refreshing, GBM berkomitmen untuk turut serta mempromosi dan memperkenalkan beberapa destinasi wisata yang wajib dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun asing ketika berkunjung di kabupaten Bolmut dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan di era new normal saat ini,” ucap Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bolmut.

Ditempat yang sama, Sofian Mokoginta sebagai Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Bolmut yang juga salah satu anggota GBM mengaku, sangat antusias setiap ada kegiatan olahraga yang digalakkan GBM sejauh ini.

“Dalam pelaksanaannya juga kita tetap memperhatikan protokol kesehatan. Selain itu, kita juga melibatkan dua unit ambulance dari puskesmas sangkub dan puskesmas biontong sebagai upaya jaga-jaga jika ada anggota GBM yang kelelahan dan butuh perawatan. Dalam penggunaan mobil ambulance, saya sudah berkoordinasi dan berkomunikasi baik dengan masing-masing kapus,” singkat Mokoginta. 

(Awall)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here