✨Marhaban Ya Ramadhan 1447 H / 2026

Bolmong

Seorang Anak di Kecamatan Lolak Meninggal Dunia Akibat Digigit Anjing Rabies

BOLMORA.COM, BOLMONG — Penyakit Rabies, atau yang biasa disebut dengan gigitan anjing gila ini, rupanya mulai mengintai warga masyarakat di Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong). 

Informasi yang diperoleh BOLMORA.COM, pekan lalu telah terjadi sebuah kasus terhadap seorang anak di wilayah Kecamatan Lolak, yang terkena penyakit rabies hingga meninggal dunia.

Hal ini dibenarkan oleh Kabid Dinas Kesehatan Bolmong, Wiyono. Ia mengatakan, korban terlambat diobati karena tidak mengaku digigit anjing.

“Anjing yang menggigit anak tersebut merupakan peliharaannya,” kata dia.

Korban sempat dibawa di Puskesmas Lolak setelah tubuhnya melemah. Karena si anak tidak mengaku digigit anjing, Dokter mendeteksi korban hanya sakit biasa.

“Ia tidak mengaku digigit anjing,” ungkap Wiyono.

Ketika kondisinya sudah parah dan dibawa ke RS, barulah si anak mengaku telah digigit anjing.

Penanganan medis yang diberikan tidak lagi bisa menyelamatkan si anak yang terkena rabies dan sudah stadium parah. Sehingga korban pun meninggal dunia.

“Sangat disayangkan, jika dari awal korban mengaku mestinya ia bisa diselamatkan sewaktu berobat di puskesmas,” terang dia.

Sebut Wiyono, pasca kematian si anak, seluruh keluarganya pun minta divaksin.

“Semua keluarganya berjumlah 11 orang, dan kami beri vaksin,” jelas Wiyono.

Belajar dari kejadian itu, Ia mengimbau orang tua untuk menanyakan dengan teliti jika anaknya mengalami luka.

“Ini kasus pertama kematian rabies di tahun 2019,” terangnya

Diketahui, Kasus gigitan anjing di Bolmong melonjak tajam tahun ini. Hingga Agustus, terdapat 145 kasus gigitan anjing.

“Januari hingga Agustus 2019 tercatat 145 kasus gigitan anjing,” kata dia.

Menurutnya, jika dirata-ratakan, ada 10 lebih kasus gigitan anjing tiap bulan. Bahkan pada Juli kasus gigitan anjing mencapai 33.

“Memang cukup signifikan pada bulan itu,” kata dia.

Dikatakannya, kasus gigitan terbanyak di wilayah Dumoga. Sebut dia, belum ditemukan kasus gigitan yang positif rabies. Meski demikian, warga diimbau waspada karena kasus gigitan terbilang banyak.

“Penanganan terhadap korban cepat dilakukan dengan melakukan penyuntikan, hingga saat ini, proses vaksin masih terus berjalan,” kata dia.

Dinkes Bolmong meminta agar tetap mengikat anjing-anjingnya di rumah.

(Agung)

editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button