✨"Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur"

Politik

Perebutan Kursi Wakil Ketua DPRD Bolmong Jatah Partai Golkar Berakhir

BOLMORA.COM, POLITIK – Perebutan kursi Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolaang Mongondow (Bolmong) jatah dari Partai Golkar berahir.

Abdul Kadir Mangkat akhirnya mendapatkan surat keputusan (SK) dari DPP Partai Golkar untuk menduduki kursi Wakil Ketua DPRD Bolmong.

“Ditandatangani oleh ketua umum dan sekretaris,” kata dia, sambil tersenyum.

Baca: sah-abdul-kadir-mangkat-sebagai-pimpinan-dprd-bolmong-periode-2019-2024-dari-partai-golkar/

Ia juga mengatakan, dengan keluarnya surat itu, maka mengakhiri polemik yang terjadi selama ini. Keputusan itu final dan tak bisa diganggu gugat.

“Tidak ada yang bisa ganggu gugat,” sebut Mangkat.

Drama Mangkat bermula dari usulan musdalub 12 Pengurus Kecamatan (PK) Golkar Bolmong ke DPD. Mangkat dituding melanggar aturan partai dengan main mata dengan PDI Perjuangan saat pilcaleg lalu. Kemudian, keluar SK DPP Golkar yang menunjuk Mangkat sebagai wakil ketua DPRD Bolmong dari partai Golkar.

Saat akan dilantik, anggota DPRD Bolmong asal partai Golkar Marthen Tangkere melakukan interupsi meminta pelantikan Mangkat ditunda. Ternyata muncul lagi SK DPP lagi yang menunjuk Sukardi sebagai wakil ketua DPRD Bolmong.

Ketua DPRD Bolmong Welty Komaling tak mau ambil resiko. Ia meminta pelantikan Mangkat ditunda sambil menanti kejelasan karena beredar dua SK.

Lantas, muncullah SK Nomor : R/1172/GOLKAR/IX/2019, perihal pembatalan surat DPP Partai Golkar Nomor : R-935/GOLKAR/IX/2019 tanggal 7 September 2019 tentang penetapan Calon Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Bolmong.

Dalam surat tersebut ditegaskan, surat DPP yang menetapkan I Ketut Sukadi dinyatakan dicabut dan tidak berlaku. Selain itu, pada poin 4, DPP juga menginstruksikan DPD Golkar Provinsi Sulut dan DPD Golkar Bolaang Mongondow, agar segera menindaklanjuti proses penetapan Pimpinan DPRD Bolmong. Dengan demikian, polemik berakhir dan Mangkat dinyatakan sebagai pemenang.

Mangkat selama ini dikenal dekat dengan ketua DPD 1 Partai Golkar Sulut Tetty Paruntu. Anggota dewan Bolmong beberapa periode ini dikenal punya hubungan baik dengan politisi lintas partai. Meski demikian, hubungannya dengan pengurus kecamatan golkar Bolmong tidak akur hingga muncul usulan Musdalub partai beringin di bumi Totabuan.

Mangkat dinilai tidak menghidupkan partai serta main mata dengan partai lain. Semua tuduhan itu dibantahnya.

(Agung) 

editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Back to top button