Virus Asian Influenza Jenis Baru Menyerang Unggas Bebek

0
341
Pemberian vaksin cairan desinfektan kepada bebek yang masih sehat
Virus Asian Influenza Jenis Baru Menyerang Unggas Bebek
Advertisement

BOLMORA, KOTAMOBAGU – Indikasi Virus Asian Influenza atau Flu Burung kembali ditemukan di Kota Kotamobagu, tepatnya di Desa Kopandakan I, Kecamatan Kotamobagu Selatan. Rabu (05/10/2016), salah satu peternak unggas bernama Afianti Mokolintad, menemukan sembilan ekor Bebeknya mati. Merasa khawatir dengan virus flu burung, Afianti segera melaporkan kejadian tersebut ke pada Sangadi Kopandakan I Muslim Tungkagi. Oleh sangadi segera ditindak lanjuti dengan melaporkanya ke Dinas Pertanian dan Peternakan Kota Kotamobagu, dan diteruskan ke Dinas Pertanian dan peternakan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut).

“Kebetulan rumah warga itu berdekatan dengan balai desa. Begitu mendapat laporan tentang kejadian itu, saya langsung menghubungi dinas terkait,” kata Muslim.

Setelah mendapal laporan tentang adanya flu burung, pihak Balai Keswan dan Kesmavet Dinas Pertanian dan Peternakan Provinsi Sulut, segera mengirim tim ke lokasi untuk menyelidiki kasus tersebut. Tim yang dipimpin oleh Syeni Kalangi Kepala Seksi Kesehatan Hewan dan drh Nyoman Refi, Kamis (06/10/2016), segera melakukan tes cepat menggunakan Rapid Test. Pada hasil tes ditemukan satu di antara empat ekor Bebek yang  mati, positif terjangkit virus flu Burung. Namun, hasil tersebut masih akan diteliti di Balai Besar Veterina Maros, karena virus ini termasuk virus Asian Infuenza jenis baru yang hanya menyerang Bebek.

“Kami akan mengirim hasil tes ini ke Maros, karena virus ini hanya menyerang hewan unggas Bebek. Virus jenis ini akan terdeteksi kepada Bebek yang sudah mati. Mudah-mudahan hasilnya akan datang seminggu kemudian,” jelas drh Nyoman Refi.

Pun tim di lapangan juga langsung memusnahkan Bebek yang telah mati dengan cara dibakar, dan membagikan cairan desinfektan kepada para peternak Bebek di lingkungan tersebut.

“Diharapkan dengan tindakan pencegahan ini dapat memutus mata rantai penyebaran virus flu burung di Desa Kopandakan I,” tambahnya.(me2t)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here