5 Peserta Seleksi PPPK Guru Bolsel Tak Bisa Ikut Ujian, Ini Penyebabnya

0
154
5 Peserta Seleksi PPPK Guru Bolsel Tak Bisa Ikut Ujian, Ini Penyebabnya
Peserta Saat Melakukan Rapid Antigen di ruang tunggu
Advertisement

BOLMORA.COM, BOLSEL – Dalam dua hari pelaksanaan ujian Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Guru di Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), yang dilaksanakan di SMK Cokroaminoto Salongo sudah ada lima peserta yang tidak ikut ujian. 

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sulut Cabang Bolsel Saman Laoh mengatakan, sejak berjalannya ujian PPPK Guru selama dua hari ini ada 5 peserta yang tidak bisa ikut diantaranya 2 orang yang positif Covid-19 saat pemeriksaan kesehatan di ruang tunggu. 

“Serta 1 orang kesalahan informasi jadwal dan 2 orang nya lagi tanpa keterangan tidak memberikan alasan dan tidak diketahui,” kata Laoh, Selasa (14/08/2021).

Dikatakan, pihaknya bekerja sama dengan Dinas kesehatan Bolsel untuk melakukan rapid antigen bagi setiap peserta yang dilakukan di ruang tunggu. 

“Sesuai dengan prosedur setiap peserta wajib datang 15 sebelum pelaksanaan ujian, Karena mereka harus menjalani rapid antigen,” jelasnya.

Saman menjelaskan, Pertama para peserta ujian harus mengikuti tes kesehatan ataupun rapid antigen, jika calon pesertanya negatif langsung masuk persiapan mengikuti tes diruangan TUK 1 dan 2.

“Kemudian peserta yang dinyatakan positif langsung diarahkan ke ruang isolasi oleh tim medis, serta belum bisa diikut sertakan tetapi bisa diusulkan untuk mengikuti susulan ataupun tahap kedua berdasarkan bukti itu,” ujarnya. 

Ia menyampaikan, peserta yang memiliki alasan yang kuat, bisa diberikan usulan sebagai peserta susulan yang nantinya bisa mengikuti pada hari Sabtu ataupun tahap kedua.

“Sifatnya kita hanya mengusulkan, dilihat daripada keterangannya kemudian dari pusat akan memberikan jawaban pada hari Jum’at nanti,” ungkapnya.

Lanjutnya, bagi peserta yang positif Covid-19 dan harus menjalani isolasi mandiri selama 14 hari sesuai protokol dan menunggu hasil negatif. 

“Kami akan ikut sertakan pada gelombang ke dua dengan menunggu juknis dari Kemendikbud dalam hal ini tim paselnas,” pungkasnya. 

(Nanda)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here