Hasil Tracking 8 Orang Kontak Erat, Pasien 06 di Bolmut Masih Sering Keluar Rumah

0
760

BOLMORA.COM, BOLMUT – Tim satuan gugus tugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) merilis tentang gambaran terakhir perkembangan kasus Covid-19 di Bolmut termasuk hasil Tracking siapa saja yang memiliki kontak erat dengan pasien Covid-19 ke-6, rabu (09/09/2020).

Kepala Dinkes Bolmut dr. Jusnan C. Mokoginta, MARS, selaku juru bicara Tim Satgas Covid-19 Bolmut mengatakan, dari hasil Tracking Tim Satgas Covid-19 Bolmut bahwa pasien positif covid ke-6 ini memiliki 8 Kontak Erat dan 5 diantaranya sudah diambil specimen swab untuk diuji apakah virus ini sudah menyebar pada kontak erat atau Discarded atau digugurkan statusnya dari kontak erat.

“Langkah cepat ini dilaksanakan oleh satgas covid untuk memutus mata rantai penyebaran virus mengingat Sars Cov-2 2019 sudah hidup bertransmisi hampir di seluruh penjuru yang ada di Dunia khususnya Indonesia terlebih khusus Bolmut,” ucap Jusnan.

Gambaran Perkembangan Covid-19 di Bolmut per tanggal 08 September 2020 Pukul 08.00 WITA :

Kasus Probable = 0 

Kasus Suspek = 0 

KERT = 8

Jusnan menyebut, selain taat protokol kesehatan, pasien yang terkonfirmasi dan keluarganya harus benar-benar kooperatif demi kebaikan bersama.

“Kami menerima laporan, pasien ke-6 masih saja keluar rumah tanpa memperdulikan proses isolasi mandiri, pada hal sudah dilakukan pengawasan dan edukasi oleh tim Covid Dinkes Bolmut,” sebut Jusnan.

Jusnan juga mengaku, pada proses pengambilan Swab yang kedua pada pasien ke-6 pihak Dinkes mengalami kesulitan tapi berkat kerja sama dan bantuan Kepala Desa setempat akhirnya keluarga pasien bersedia dilakukan pengambilan sampel untuk di uji swab.

“Upaya preventiv ini perlu dilaksanakan bersama agar dapat memutuskan mata rantai penularan Covid khususnya di Kecamatan Bintauna dan Bolmut pada Umumnya. Pasien memang masih masih dibawah umur sehingga wajar perlu dilakukan edukasi dengan pendekatan yang tepat termasuk peran serta keluarga pasien,” jelas Jusnan.

Jusnan menambahkan, Tim gugus tugas Kecamatan Bintauna untuk bersama membantu mengawasi selama pelaksanaan isolasi mandiri, gugus tugas di kecamatan terkait harus dan wajib mengambil peran supaya hasil pemutusan mata rantai akan maksimal.

“Kami tak henti-hentinya menghimbau kepada masyarakat agar tetap berikhtiar penuh dengan Protokol Covid-19 yang ketat selama vaksin/obat belum ditemukan dan Pandemi belum dinyatakan berakhir maka kita masih akan hidup pada keadaan yang BELUM NORMAL,” kunci Jusnan. 

(Awall)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here