Kabag Tapem: Kepala Desa Sia Mengaku Tidak Mabuk, Ini Video Kejadiannya

0
899
Kabag Tapem: Kepala Desa Sia Mengaku Tidak Mabuk, Ini Video Kejadiannya
Foto keributan Kepala Desa Sia, insert Kepala Bagian Tata Pemerintahan Pemkot Kotamobagu

BOLMORA.COM, KOTAMOBAGU – Pemerintah Kota (Pemkot) Kotamobagu melalui Bagian Tata Pemerintahan (Tapem) melakukan gerak cepat dengan segera memanggil Kepala Desa Sia, Kecamatan Kotamobagu Utara, Kota Kotamobagu Herto Balansa, yang diduga melakukan keributan di depan kediaman Bupati Bolaang Mongondow (Bolmong), Kamis (12/9/2019) sore kemarin.

Kepala Bagian Tapem Anas Tungkagi mengatakan, Kepala Desa Sia dipanggil pada pukul 09.00 WITA, untuk dimintai klarifikasi perihal kejadian tersebut.

“Pagi tadi Kepala Desa Sia sudah datang untuk klarifikasi. Berdasarkan hasil pemeriksaan, Kepala Desa Sia mengaku dirinya dari Desa Tungoi, Kecamatan Lolayan, Kabupaten Bolmong untuk menghadiri kedukaan kelurga pada sore kemarin,” ungkap Anas, Jumat (13/9/2019).

Anas melanjutkan, setelah di jalan Kelurahan Matali, terjadi baku senggol dengan motor dan kejadian itu tidak dipermasalahkan oleh pemilik motor.

“Tapi, oknum Polisi yang berada di tempat kejadian memaksa untuk tidak boleh pulang dulu, namun kepala desa memaksa harus pulang ke Sia, karena malamnya ada urusan di kampung, dan terjadilah pemukulan oleh oknum Polisi tersebut kepada dirinya,” terangnya.

Berikut Video kejadiannya:

Dijelaskan, Kepala Desa Sia juga mengaku bahwa kejadian pemukulan terhadap dirinya berlangsung di luar halaman rumah ibu bupati, saat kepala desa memaksa pulang, karena motor yang bersenggolan dengannya juga sudah tidak di situ. 

“Karena sudah emosi dipukul, maka kata kepala desa dia pun teriak-teriak dipinggir jalan sambil menuju mobil yang dikendarai istrinya,” urai Anas

Soal pemberitaan bahwa Kepala Desa Sia sudah mabuk lanjut Anas, hal tersebut dibantah oleh yang bersangkutan.

“Diberitakan sebelumnya bahwa diduga sudah mabuk adalah tidak benar, tapi karena sudah emosi maka dikira mabuk.  Kepala desa mengaku emosi karena bibirnya sudah pecah di bogem oknum Polisi, tapi syukurlah tadi sebelum Dzuhur sudah damai dan selesai di Polres,” pungkas Anas.

(Tim Redaksi)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here