Ekonomi & Bisnis

Kopra Jadi Salah Satu Komoditi Andalan Petani Poyowa Besar 1

BOLMORA, EKONOMI BISNIS Salah satu hasil pertanian dari Desa Poyowa Besar 1, Kecamatan Kotamobagu Selatan, selain beras, juga  ada kopra. Puluhan ribu Pohon Kelapa terhampar luas di wilayah yang berbatasan langsung dengan Kabupaten Bolaang Mongondow tersebut, membuat para petani di wilayah ini bisa menciptakan pundi-pundi rupiah.

“Pohon Kelapa memang banyak di taman di sini, apalagi semua yang dihasilkan oleh Kelapa bisa dimanfaatkan oleh petani, mulai dari daun, batang hingga buahnya,” ungkap Riadi Mamonto, warga Poyowa Besar 1.

Menurutnya, dari Buah Kelapa sendiri, bisa menghasilkan Kopra yang menjadi salah satu sumber penghasilan petani, terutama masyarakat Poyowa Besar 1 dan di wilayah Kota Kotamobagu umumnya. Di sinilah terdapat Pohon Kelapa yang paling banyak.

“Walaupun harga Kopra masih di bawah harapan petani, namun kami tetap tekun untuk memproduksinya. Ke depan kami harapkan agar pemerintah bisa terus mengawasi harga komoditas hasil pertanian, terutama kopra, beras dan cengkeh,” imbuhnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Kotamobagu Muljadi Surotenojo, mengungkapkan bahwa memang benar harga hasil pertanian masih dikendalikan oleh para tengkulak.

“Kita belum bisa mengendalikan harga pasaran hasil pertanian karena masih sangat tergantung dengan pasar. Untuk petani Kopra sendiri tetap ada bantuan, berupa bibit dan obat-obatan dari pemerintah, terutama kepada para kelompok-kelompok tani yang sudah terdaftar di Dinas,” ungkap Muljadi.

(me2t)

Editor

Berita yang masuk dari semua Biro akan di Edit terlebih dahulu oleh Tim Editor Media Bolmora.com kemudian di publish.

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button